Sultan HB X Jogja: Sragen Saudara Tua DIY, Jejak Mataram Harus Dijaga
Sri Sultan HB X menyebut Sragen sebagai saudara tua DIY karena jejak sejarah Mataram. Hubungan budaya ini diminta terus dijaga.
Ilustrasi nyamuk DBD/JIBI
Harianjogja.com, JOGJA- Warga diminta untuk mewaspadai penyakit demam berdarah seiring masuknya musim penghujan tahun ini. Meskipun tahun ini kasus demam berdarah dengue turun, namun bukan berarti potensi penyakit ini disepelekan.
Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Jogja Agus Sudrajat mengatakan gejala merebaknya penyakit demam berdarah bisa diketahui setelah satu bulan pertama hujan mulai turun. Umumnya, setiap kali hujan turun penyakit yang diakibatkan oleh virus mengalami peningkatan. "Termasuk untuk kasus demam berdarah. Kami berharap agar masyarakat harus mengantisipasi penyakit ini sejak dini mulai dari sumbernya," kata Agus, Jumat (9/11/2018).
Menurut Agus, kasus demam berdarah di Jogja cenderung menurun. Sejak Januari hingga November tahun ini, tercatat hanya terjadi 82 kasus. Sementara pada periode yang sama pada tahun 2017, angkanya mencapai 300 kasus. Menurunnya kasus demam berdarah tahun ini, kata Agus tidak hanya terjadi di DIY tetapi hampir di seluruh wilayah Indonesia. "Penyebabnya, salah satunya ada kemungkinan karena musim kemarau cukup panjang sehingga mempersempit mata rantai pertumbuhan nyamuk," ujarnya.
Di samping itu, lanjut Agus, penyebaran nyamuk dengan wolbachia diprediksi juga ikut menekan kasus demam berdarah. Faktor lainnya aktifnya masyarakat menjadi juru pemantau jentik (jumantik) di lingkungannya masing-masing. Namun demikian, dia meminta masyarakat tetap waspada dan melakukan antisipasi dengan memutus mata rantai pertumbuhan nyamuk. Antisipasi tersebut di antaranya dengan menguras bak mandi secara teratur, menutup setiap celah yang berpotensi menjadi genangan air, hingga menjaga kebersihan lingkungan.
"Jika genangan itu sulit dibersihkan, maka bisa ditaruh ikan untuk memakan jentik nyamuk. Khusus genangan di bagian talang rumah, juga harus dibersihkan dengan memanjat ke atap rumah," imbaunya.
Orang tua juga dituntut responsif terhadap setiap gejala demam berdarah. Jika anaknya mengalami demam hingga dua hari, maka diimbau untuk diperiksakan ke fasilitas kesehatan terdekat. Seluruh puksesmas lanjut Agus dilengkapi dengan fasilitas NS1 atau deteksi dini demam berdarah. Melalui fasilitas tersebut, pasien yang mengalami demam dua hari, bisa langsung diketahui apakah gejala demam berdarah atau bukan. "Dengan alat ini pola penanganannya bisa dilakukan lebih awal dan cepat. Ini untuk menghindari rIsiko kematian," katanya.
Agus menambahkan, gejala demam berdarah yang sudah bisa diketahui maka penanganannya juga lebih mudah. Hal ini lantaran banyak kasus demam berdarah yang sudah masuk dalam fase syok atau kategori parah karena penanganannya terlambat. "Semakin cepat ditangani, maka akan menghidarkan pasien dari kematian. Ini semua tergantung dari kesiapan kita," jelasnya.
Sedangkan antisipasi musim hujan yang paling ampuh ialah dengan menjaga daya tahan tubuh supaya tidak mudah terserang penyakit. Di antaranya dengan istirahat yang cukup, menjaga pola makan asupan sayur dan buah, banyak minum air putih hingga berperilaku hidup bersih dan sehat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sri Sultan HB X menyebut Sragen sebagai saudara tua DIY karena jejak sejarah Mataram. Hubungan budaya ini diminta terus dijaga.
Malaysia dinobatkan sebagai negara terbaik untuk digital nomad 2026. Simak daftar 10 negara terbaik untuk bekerja jarak jauh, termasuk Thailand, Portugal, dan T
BPS DIY mencatat jumlah penduduk miskin turun 13.900 orang pada Maret 2026 menjadi 408.870 jiwa atau 9,70%. Penurunan ini menjadi yang tertinggi di Pulau Jawa.
Timnas Voli Putri Indonesia bersiap di seri kedua SEA V Cup 2026 Thailand. Target perbaiki peringkat usai finis ketiga di Hanoi. Simak jadwalnya.
FIFA menggelar rapat darurat di Maroko setelah rencana komersialisasi Piala Dunia memicu kritik dari Arsene Wenger, UEFA, hingga Pangeran Ali Yordania.
Kehilangan HP? Tenang, ada 7 aplikasi pelacak seperti Find My, Life360, dan Prey. Bisa lacak lokasi, kunci perangkat, hingga bunyikan alarm.