UG-18 UNY Siap Berlaga di Padang

Team Manager Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE) 2018 Muhammad Nurdin menjelaskan spesifikasi Garuda Urban Gasoline 18 (UG-18) yang siap berkompetisi di Padang. - Harian Jogja/Bernadheta Dian Saraswati
22 November 2018 20:10 WIB Bernadheta Dian Saraswati Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Garuda UNY Team (GUT) siap berlaga dalam Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE) 2018 di Padang, Sumatra Barat, Selasa (27/11/2018) mendatang. Mobil Garuda Urban Gasoline 18 (UG-18) siap berkompetisi dengan mobil hemat energi dari perguruan tinggi lainnya.

GUT menciptakan kendaraan yang irit bahan bakar. Tidak hanya modal desain dan bahan baku saja yang diperhatikan, tetapi juga dilengkapi riset dan latihan rutin untuk mengetahui kemajuan performa kendaraan. Tim sudah mempersiapkan sejak tiga bulan lalu, mulai dari persiapan setting kendaraan, test driver, hingga mental.

Team Manager KMHE 2018 Muhammad Nurdin mengatakan salah satu perbedaan UG-18 dengan mobil sebelumnya adalah pada beban driver. "Kalau sebelumnya di-setting driver harus yang berbobot 50 kilogram, tetapi yang sekarang bisa 70 kilogram. Jadi pada jok kami perbarui, seatbelt juga," kata dia saat berkunjung ke Kantor Harian Jogja, Rabu (21/11/2018).

Tidak hanya itu, beberapa bagian mesin juga mengalami penyempurnaan. Sementara untuk bodi tetap sama dari sebelumnya, UG-17. Dengan beberapa pembaharuan yang dilakukan, UG-18 hanya membutuhkan satu liter bahan bakar untuk menempuh jarak sejauh 400 km. UG-18 bisa melaju dengan kecepatan 40 kilometer per jam.

Tim UG-18 terdiri dari 13 orang. Mereka akan berangkat berlaga pada Senin pekan depan. Saat ini, posisi mobil UG-18 sudah dikirim ke Padang.

Nurdin mengatakan dari setiap kompetisi, GUT mampu menorehkan prestasi yang membanggakan. Seperti saat 2018 Student Formula Japan belum lama ini, GUT meraih penghargaan sebagai Indonesia's Best Team.

Selain mobil hemat energi, Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE) 2018 juga menggelar Communication Content yaitu sebuah ajang mem-publish mobil hasil karya mahasiswa di media sosial.

Nurdin mengatakan dana yang dibutuhkan untuk menciptakan mobil hemat energi ini cukup besar. Untuk menciptakan UG-18 diperlukan biaya sekitar Rp200 juta. Selain UG, GUT juga memiliki Hybrid Garuda yang dirancang dengan biaya sampai Rp800 juta dan Formula Garuda sampai Rp1 miliar.

"Beruntung, universitas selalu mendukung kami," kata dia. Selain mendapatkan dana dari kampus, tim juga mendapat sokongan dari sponsor.

Pemimpin Redaksi Harian Jogja Anton Wahyu Prihartono memberikan apresiasi tinggi pada GUT atas semangat, kreativitas dan inovasi yang sudah dilakukan tim. "Tim sudah berhasil tidak hanya di level nasional tetapi juga internasional," katanya.