Mentan Bongkar Mafia Proyek hingga Benih Rp3,3 Miliar
Mentan Amran bongkar skandal Kementan: mafia proyek, ASN dipecat, hingga dugaan benih Rp3,3 miliar. Pelaku terancam hukuman berat.
Ilustrasi Pemda DIY./Harian Jogja-Kusnul Isti Qomah
Harianjogja.com, JOGJA- Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, Energi, dan Sumber Daya Mineral (PUP ESDM) Daerah Istimewa Yogyakarta mengusulkan pemasangan teknologi panel surya fotovoltaic (roof top) di atap Kantor Pemda DIY sebagai percontohan pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di daerah ini.
"PLTS yang dikembangkan di instansi pemerintahan itu akan langsung terkoneksi dengan meteran listrik PLN," kata Kepala Seksi Energi Bidang ESDM Dinas PUP ESDM DIY, M Yonan Fatkhurrozi di Jogja, Minggu (25/11/2018).
Menurut Yonan, insiatif pemasangan roof top di atap kantor instansi pemerintahan di DIY bertujuan untuk meningkatkan bauran energi baru terbarukan (EBT) di DIY sekaligus mendukung pengmehatan energi listrik.
PLTS yang dikembangkan tersebut, kata dia, rencananya akan langsung dihubungkan dengan meteran listrik prabayar PLN. Dengan demikian, energi listrik yang dihasilkan dari tenaga surya akan langsung mengurangi penggunaan listrik dari PLN. "Nanti akan langsung terlihat berapa penghematan biaya listrik yang harus harus dibayarkan masing-masing instansi," kata dia.
Ia menyebutkan sebagai percontohan, Dinas PUP ESDM DIY akan mengusulkan pemasangan panel surya atau roof top sebagai piranti PLTS di 10 instansi Pemda DIY. Masing-masing memiliki kapasitas 1.000 watt pic (wp). Khusus di Kantor Dinas PUP ESDM, roof top akan terpasang di lima titik dengan kapasitas masing-masing 650 wp.
Yonan menargetkan proyek PLTS di instansi pemerintahan yang terkoneksi dengan meteran PLN itu masing akan dikomunikasikan dengan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DIY serta Perwakilan PLN Area Yogyakarta.
"Kami berharap paling tidak 2019 nanti bisa terealisasi. Kami juga berharap pihak PLN menyetujui," kata dia.
Menurut Yonan, selain di instansi pemerintahan, sebelumnya Dinas PUP ESDM DIY juga telah membangun 300 unit solar home system (SHS) di Kabupaten Sleman, Gunung Kidul, dan Kulon Progo.
Meski demikian, pembangunan SHS hanya bisa dilakukan di kawasan yang jauh dari jangkauan listrik PLN. "Sekarang ini sudah tidak ada lagi daerah yang tidak terjangkau listrik PLN," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Mentan Amran bongkar skandal Kementan: mafia proyek, ASN dipecat, hingga dugaan benih Rp3,3 miliar. Pelaku terancam hukuman berat.
Jadwal KRL Jogja–Solo 20 Mei 2026 lengkap semua stasiun dari Yogyakarta hingga Palur. Cek jam berangkat terbaru di sini.
Jadwal KRL Solo–Jogja 20 Mei 2026 lengkap semua stasiun dari Palur ke Tugu. Cek jam berangkat terbaru dan tarif Rp8.000.
Pengurusan SKKH di Sleman masih sepi jelang Iduladha 2026. DP3 tingkatkan pengawasan karena ancaman PMK masih ada.
Lima WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza. Pemerintah RI mendesak pembebasan dan perlindungan.
UMKM di RTP Bulak Tabak Kulonprogo mengeluh sepi pembeli saat musim haji 2026, dampak ekonomi dari embarkasi belum terasa.