Musyawarah Kretek 2026 Hasilkan 6 Tuntutan untuk Pemerintah, Ini Isinya
Hari Kretek Nasional 2026 diwarnai konsolidasi 15 komunitas yang menghasilkan enam tuntutan terkait regulasi industri kretek.
Direktur Realti PT PP Properti Tbk Galih Saksono (tengah) saat memberikan keterangan pers, Minggu (9/12/2018)./Harian Jogja-Sunartono
Harianjogja.com, JOGJA - Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT Pembangunan Perumahan (PP) melakukan ekspansi bisnis propertinya dengan membangun apartemen Tana Babarsari di DIY. Apartemen khusus untuk mahasiswa dikonsep dengan antinarkoba hingga tersedia co-working space.
Direktur Realti PT PP Properti Tbk Galih Saksono mengatakan apartemen Tana Babarsari menggunakan konsep berbasis antinarkoba sebagai respons atas tingginya kasus narkoba melibatkan mahasiswa. Konsep apartemen secara serius mencegah narkoba masuk termasuk pengguna.
Oleh karena itu satpam apartemen secara khusus harus memiliki lisensi dari Badan Narkotika Nasional (BNN), sehingga mampu mendeteksi kemungkinan adanya narkoba masuk. Selain itu, satpam dilengkapi dengan alat metal detector khusus deteksi narkoba. Sebelumnya sempat akan memasang anjing pelacak tetapi demi kenyamanan akhirnya ditetapkan dengan alat tersebut.
"Selain itu pengguna apartemen sebelum menghuni akan dimintai komitmen selama enam bulan sekali akan diperiksa, seperti tes urin dan lain-lain, kalau tidak bersedia berarti kan nah di situ kelihatan," katanya dalam konferensi pers di salah satu hotel Kota Jogja, Minggu (9/12/2018).
Ia menambahkan apartemen sepenuhnya memberikan dukungan terhadap upaya bisnis start up dilakukan mahasiswa. Sehingga apartemen menyediakan co working space bagi mahasiswa yang hobi berbisnis terutama digital. "Mahasiswa yang akan berbisnis sudah punya kantor dan fasilitas lengkap," ujarnya.
Selain itu, untuk mendukung studi mahasiswa apartemen juga dilengkapi dengan e-library dengan koleksi sedikitnya 7.000 judul buku yang bisa diunduh secara gratis oleh penghuninya. Sebuah ruang terbuka dilengkapi dengan wifi high speed juga akan disediakan, sehingga bisa menjadi tempat berkumpul mahasiswa dengan komunitasnya.
"Kami sangat menyesuaikan dengan budaya Jogja, termasuk dari sisi bangunan akan ada konsep seperti batik menjadi khas Jogja," katanya.
Direktur Proyek Apartemen Tana Babarsari PT PP Rudi Wahyu mengklaim seluruh perizinan apartemen sudah selesai. Apartemen yang ia bangun telah memiliki IMB tertanggal 16 Juli 2017. Izin itu didapatkan karena pihaknya melakukan akuisisi terhadap salah satu pengembang swasta yang sebelumnya sudah memiliki izin bangunan sejak lama.
"Dari tiga tower yang dibangun di area ini, akan mengembangkan 700 unit apartemen tipe satu bedroom dengan luas 21 meter persegi dan dua bedroom dengan luas 44 meter persegi. Untuk harga Rp400 juta dan Rp800 juta," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hari Kretek Nasional 2026 diwarnai konsolidasi 15 komunitas yang menghasilkan enam tuntutan terkait regulasi industri kretek.
Penggunaan QRIS parkir di Sleman belum mencapai 1%. Dishub Sleman bertahap melakukan digitalisasi dan menata kantong parkir.
Basarnas menghentikan penyelaman KM Virgo Transport 8 karena kondisi jasad korban berubah. Pencarian 55 korban tetap dilanjutkan.
Inggris mengalahkan Kroasia 7-0 di UEFA Nations League 2026/27. Harry Kane dan Bukayo Saka masing-masing mencetak dua gol.
Kementerian Pariwisata mencatat makanan lokal mulai langka dan 45% berpotensi punah. Sego golong hingga dawet sambel perlu dilestarikan.
Tiket final FIFA ASEAN Cup 2026 Indonesia vs Thailand telah terjual lebih dari 55 ribu kursi hingga Sabtu, 3 Oktober 2026.