Pemkot Jogja Klaim Kurangi 20% Sampah ke TPST Piyungan

Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Piyungan di Dusun Ngablak, Sitimulyo, Piyungan, Bantul. - Harian Jogja/Desi Suryanto
03 Januari 2019 11:50 WIB Sunartono Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA- Pemerintah Kota Jogja mengklaim telah mampu mengurangi sekitar 20% dari total sampah yang disetor ke Tempat Pembuangan Sampah terpadu (TPST) Piyungan, Bantul. Pengurangan itu karena adanya ratusan bank sampah.

Kepala BLH Kota Jogja Suyana menjelaskan pihaknya terus berupaya menekan volume sampah dari Kota Jogja yang masuk ke TPST Piyungan. Saat ini volume yang masuk ke TPS Piyungan mencapai 250 ton per harinya. Jumlah itu menurutnya sudah berkurang sekitar 20% dari sebelumnya sekitar 300 ton per hari.

"Pengurangan di kota itu sudah sekitar 20% dari total yang masuk ke sana setiap harinya," ujarnya Rabu (2/1/2018).

Ia menambahkan, pengurangan itu bisa dilakukan berkat kesadaran masyarakat untuk ikut serta menjadi nasabah bank sampah. Saat ini jumlah bank sampah di Kota Jogja mencapai 450 yang hampir setiap RW ada bank sampah. Ia memperkirakan masih ada bank sampah yang tidak aktif dengan jumlah sekitar 70 di Kota Jogja. Ke depan bank sampah yang tidak aktif ini akan dimaksimalkan keberadaannya untuk menekan volume sampah yang masuk ke TPST Piyungan.

Ia meyakini jika semua keluarga menjadi nasabah bank sampah maka akan sangat membantu mengurangi sampah yang masuk. Karena berbagai jenis sampah yang bisa didaur ulang dapat dijual kembali dan tidak terbuang hingga TPS Piyungan.

"Persoalannya belum semua keluarga bersedia menjadi nasabah bank sampah. Bank sampah itu bagus kalau nasabahnya banyak tentu akan banyak yang terkurangi," ujarnya.