Advertisement
Tidak Ada Guguran Lava Pijar di Gunung Merapi Periode Kamis Pagi
Petani mengamati keindahan Gunung Merapi dari areal persawahan di Wukirsari, Sleman, Selasa (22/5/2018). - Harian Jogja/Desi Suryanto
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA- Aktivitas Gunung Merapi terekam Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG). Berdasarkan pemantauan pada Kamis (24/1/2019) pagi, cuaca berkabut menyelimuti Gunung Merapi yang hingga saat ini masih berstatus waspada.
"Pos Pengamatan Gunung Merapi [PGM] Kaliurang visual Gunung Merapi berkabut, suhu udara 20.2 derajat celcius, kelembaban 79 persen RH, tekanan udara 917.2 HPA," tulis akun twitter resmi BPPTKG dikutip, Kamis siang.
Advertisement
Hasil pemantauan BPPTKG terhadap Gunung Merapi pada Kamis (24/1/2019) periode pukul 00.00-06.00 WIB menyatakan tidak terjadi guguran lava pijar dalam periode ini.
Adapun pemantauan yang dilakukan pada Rabu (23/1/2019) mulai pukul 18.00-24.00 WIB, berdasarkan data seismik, jumlah guguran tercatat 1 kali dengan durasi 40 detik. Tidak ada guguran yang teramati karena cuaca Gunung Merapi berkabut dan mendung.
BACA JUGA
BPPTKG selama mengamati gunung api itu pada Senin (21/1/2019), dari pukul 00.00 hingga 24.00 WIB, mencatat 41 kali, satu kali gempa hembusan, 2 kali gempa hybrid, serta satu kali gempa tektonik.
Per 16 Januari 2019, volume kubah lava di gunung teraktif di Indonesia itu tercatat 453.000 meter kubik dengan laju pertumbuhan 2.300 meter kubik per hari atau lebih rendah dari pekan sebelumnya.
Mengacu pada data aktivitas vulkanik Merapi, hingga saat ini BPPTKG masih mempertahankan status Gunung Merapi pada level II atau Waspada dan untuk sementara tidak merekomendasikan kegiatan pendakian kecuali untuk kepentingan penyelidikan dan penelitian berkaitan dengan upaya mitigasi bencana.
BPPTKG mengimbau warga tidak melakukan aktivitas dalam radius tiga kilometer dari puncak Gunung Merapi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Refund Tiket KA Membludak, 4.447 Penumpang Batal Berangkat dari Daop 1
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Kasus Little Aresha, Sultan Tutup Semua Daycare Tak Berizin di DIY
- Lurah se-DIY Diperkuat, Sultan Minta Dana Desa Bebas Korupsi
- Pemkab Sleman Usulkan Proyek Infrastruktur 2026, Fokus Jalan dan Pasar
- Jadwal KRL Jogja-Solo 29 April 2026, Berangkat dari Tugu 05.05 WIB
- Jadwal KRL Solo-Jogja 29 April 2026 Lengkap Semua Stasiun
Advertisement
Advertisement








