Sekolah Rakyat Digenjot, Target 100.000 Siswa Kurang Mampu
Pemerintah targetkan 100.000 siswa kurang mampu masuk Sekolah Rakyat, program pendidikan gratis tanpa pungutan.
Pekerja sedang mengaspal jalan yang rusak di Jalan Pantai Glagah, Dusun Sidatan, Desa Kalidengen, Kecamatan Temon pada Kamis (24/1/2019). /Harian Jogja-Fahmi Ahmad Burhan.
Harianjogja.com, KULONPROGO—Pemkab Kulonprogo melalui Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, Peruamahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kulonprogo akan memasukan 82 paket pengadaan untuk dilakukan tender pada tahun ini. 82 paket tersebut berupa perbaikan jalan maupun jembatan.
Kepala Bidang Bina Marga DPUPKP Kulonprogo Nurcahyo Budi Wibowo mengatakan pihaknya tahun ini akan mengajukan pengadaan pada 82 paket pengadaan. “Saat ini sedang kita proses masuk ke BLP [Bagian Layanan Pengadaan] Kulonprogo, ditargetkan Maret sudah mulai kontrak,” ujarnya pada Harian Jogja, Kamis (24/1).
Berdasarkan rinciannya dari 82 paket itu, 18 paket berupa paket berkala, 16 paket peningkatan jalan lokal primer 1, 45 paket peningkatan jalan primer 2. Lalu ada pembangunan jalan satu paket, pembangunan jembatan satu paket, dan pemeliharaan jembatan satu paket.
Menurut Nurcahyo, seperti juga tahun-tahun sebelumnya, pembangunan jalan dan jembatan akan selesai di Desember. Sementara dari 82 paket tersebut, Pemkab membutuhkan dana sebesar Rp130 miliar. “Sumbernya, ada dari DAK (Dana Alokasi Khusus), ada juga dari APBD (Anggaran Pendapatan Belanja Daerah),” kata nya.
Ia mengatakan, di tahun lalu, pihaknya memasukan program Bedah Menoreh pada paket pengadaan dari DPUPKP. Namun, untuk tahun ini, pihaknya berupaya agar Bedah Menoreh bisa didanai dari Dana Istimewa (Danais).
“Tahun ini, kami tidak masukan Bedah Menoreh ke APBD, rencananya dari Danais. Saat ini sedang dalam proses, kami usulkan ke Gubernur,” ujar Nurcahyo.
Kepala BLP Kulonprogo, Danang Adrianto mengatakan tahun ini pihaknya belum menerima semua proyek yang akan dilakukan tender dari masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD). “Data berapa paket yang akan tender tahun ini belum ada,” ujarnya.
Di tahun lalu, pihak BLP Kulonprogo melakukan tender pada 188 paket pengadaan. Dari 188 paket tersebut, 119 paket merupakan paket konstruksi, 29 paket berupa barang dan jasa, dan 40 paket berupa konsultasi. Total jumlah pagu anggaran dari 188 paket tersebut sebesar Rp497 miliar.
“Tahun lalu, dan mungkin terbesar selama pengadaan, kami melakukan tender untuk RSUD Wates, totalnya sebesar Rp270 miliar,” ungkap Danang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
MoonPay meluncurkan PayBox yang memungkinkan ChatGPT dan Claude membantu transaksi kripto, belanja online, hingga pemesanan tiket dengan sistem keamanan berlapi
Petani bawang merah lahan pasir di Bantul mulai panen raya. Namun harga jual anjlok hingga Rp15 ribu per kilogram akibat melimpahnya pasokan dari berbagai daera
Apple mencatat rekor penjualan iPhone pada kuartal III 2026, namun krisis pasokan chip memori membuat proyeksi pertumbuhan melambat dan saham perusahaan anjlok
Persaingan Grup A Piala Presiden 2026 memasuki laga penentuan. Arema FC memburu tiket semifinal saat menghadapi DPMM FC, sementara Persib Bandung membidik kemen
Angga Yunanda dan Shenina Cinnamon lahirkan anak pertama, Segara Nadi Aksatama, pada 20 Juli 2026. Nama sarat makna, banjir ucapan selamat dari artis dan netize