Kampung Tahunan Tawarkan Jasa Pembuatan Kostum Monster

Salah satu potensi yang dimiliki Kampung Tahunan, Umbulharjo, Jogja. Harian Jogja - Ist
26 Januari 2019 06:17 WIB Uli Febriarni Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Kampung Tahunan di Kecamatan Umbulharjo menjadikan beragam potensi ekonomi kreatif di wilayahnya sebagai bekal pengentasan kemiskinan. 

Lurah Tahunan, Sugiharti mengungkapkan di dalam RPJM Kelurahan 2018-2023, Tahunan mengangkat tema Pengembangan Kampung Wisata Budaya dan Kesenian serta UMKM Kuliner dan Craft, serta Mengentaskan Kemiskinan.

Untuk mewujudkannya, pemerintah kelurahan tak bergerak sendiri, melainkan bekerja sama dengan berbaagai pihak. Terlebih lagi, pihak kelurahan ingin mewujudkan harapan tersebut dengan segala potensi yang dimiliki. Sejauh ini, beberapa keunggulan yang dimiliki oleh Tahunan antara lain kerajinan jumputan, wisata reliji meliputi makam Ki Hajar Dewantara, makam pahlawan Kusumanegara, Ndoro Puger, Karang Bolotan dan lainnya. 

Sugiharti menuturkan, Kelurahan Tahunan terdiri dari wilayah Celeban, Tahunan, Tempel Wirogunan. Masing-masing wilayah ini memiliki potensi yang beragam. Berdasarkan arahan Wali Kota, pihak kelurahan didorong untuk bisa mengembangkan Tahunan dengan berbasis kampung.

Bahkan, program Gandeng Gendong juga telah mampu menumbuhkan daya ungkit terhadap perekonomian warga setempat. Karena, sejumlah warga yang bisa menghasilkan karya kuliner, sudah dapat menerima pesanan dari banyak tempat.  "Kelompok kami namanya kelompok Lezat," ungkapnya, Jumat (25/1/2019).

Kreativitas warga Tahunan seakan tak ada habisnya. Kreasi mereka juga telah mendapat tempat di hati masyarakat. Sebut saja misalnya UMKM kreatif yang menawarkan jasa pembuatan kostum monster yang bisa dikenakan saat momen festival cosplay, J-Toku namanya. J-Toku menambah deretan ide kreatif warga Tahunan yang layak jual, menyusul jumputan dan usaha angkringan. 

"Kami berencana menggandeng tim profesional yang bisa mengumpulkan data secara riil kondisi kemiskinan di Tahunan. Selanjutnya, mereka yang termasuk dalam kategori miskin ini akan kami intervensi agar berdaya, mereka akan kami libatkan dalam pemberdayaan ekonomi kewilayahan," kata dia.