Jadwal SIM Keliling Kulonprogo 11 Juli 2026, Ini Lokasinya
Polres Kulonprogo kembali menghadirkan layanan SIM keliling pada Juli 2026 untuk memudahkan masyarakat memperpanjang Surat Izin Mengemudi (SIM).
Pengasuh Ponpes Fadlu Robbi, KH. Jinanudin memimpin pembacaan Deklarasi Damai Pemilu 2019./Istimewa
Harianjogja.com, SLEMAN—Ratusan Masyarakat dan Keluarga besar Santri Pondok Pesantran (Ponpes) Fadlu Robbi Karakan 04, Sidomoyo, Godean, menggelar doa bersama dan deklarasi pemilu damai. Langkah tersebut dilakukan karena Jogja menjadi salah satu daerah yang dinilai rawan potensi konflik pemilu.
Pengasuh Ponpes Fadlu Robbi, KH. Jinanudin menjelaskan wilayah DIY menjadi salah satu daerah yang memiliki potensi konflik Pemilu tahun ini. Dia merujuk pada informasi yang pernah disampaikan oleh Mabes Polri beberapa waktu lalu di mana DIY masuk dalam daftar daerah rawan konflik Pemilu 2019, selain Sumatra Utara, Solo, dan Sulawesi Selatan.
"Informasi ini tentu harus menjadi peringatan supaya masyarakat Jogja lebih meningkatkan kebersamaan dan kerukunan untuk menjaga keamanan serta kenyamanan DIY," katanya seusai menggelar Deklarasi Damai Pemilu 2019, Minggu (10/2/2019).
Dengan banyaknya kegiatan bertemakan doa bersama dan deklarasi serupa, dia berharap masyarakat akan semakin aware untuk mewujudkan Pemilu 2019 yang aman, jujur dan berintegritas. Termasuk di antaranya adalah menolak hoaks yang semakin lama kian banyak tersebar.
"Jangan sampai karena beda pilihan masyarakat terpecah belah. Apalagi sampai membuat rusak citra Jogja yang aman nyaman, dan damai ini. Pemilu sesungguhnya bertujuan mulia untuk memilih pemimpin dan demi kemajuan bangsa dan negara,” ucap dia.
Pada 6 April mendatang, pihaknya juga akan menggelar haflah attasyakur Ponpes Fadlhu Robbi dengan ribuan peserta untuk kembali mendoakan keselamatan bangsa. "Kami akan meminta santri untuk menyebarkan pesan pemilu damai kepada teman-temannya, kepada keluarga dan lingkungan tempat tinggalnya,” kata dia.
Santri Ponpes Fadlu Robbi Karakan 04, Muhamad Yazid Masduqi mengaku meskipun para santri tidak aktif di media sosial dan juga dalam politik praktis, namun mereka memiliki komitmen untuk mewujudkan Pemilu yang aman dan damai tanpa hoaks serta ujaran kebencian.
"Kami juga diminta untuk lebih berhati-hati dalam menerima segala hal informasi agar tidak ikut-ikutan termakan berita hoaks," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polres Kulonprogo kembali menghadirkan layanan SIM keliling pada Juli 2026 untuk memudahkan masyarakat memperpanjang Surat Izin Mengemudi (SIM).
Revisi Perbup JPS Sleman memasukkan skema bantuan ternak mati dan ditargetkan terbit pada tahun ini untuk membantu peternak.
Presiden Prabowo memimpin rapat antisipasi El Nino, cuaca ekstrem, dan kekeringan yang diprediksi datang lebih cepat pada tahun ini.
Kejari Surabaya menyetorkan Rp9,05 miliar hasil rampasan kasus TPPU judi online ke kas negara dan terus menelusuri aliran dana ke luar negeri.
Presiden Prabowo memaparkan capaian dan pekerjaan rumah Kabinet Merah Putih setelah 18 bulan pemerintahan, dari pangan hingga digitalisasi.
Dugaan jual beli seragam di SMPN 1 Jetis di Bantul diadukan ke ORI DIY. Dikpora Bantul menyebut sekolah tidak terlibat dalam pengadaan seragam.