Pancuran 13 Guci Tegal Kembali Ramai Seusai Banjir
Pancuran 13 Guci mulai bangkit seusai banjir 2026 Wisatawan kembali berdatangan dan Pemkab Tegal fokus menata ulang destinasi air panas tersebut
Gunung Merapi meluncurkan awan panas pada Senin (11/2/2019) pagi./Ist-BPPTKG
Harianjogja.com, JOGJA- Gunung Merapi di perbatasan Jawa Tengah dan DIY meluncurkan awan panas pada Senin (11/2/2019) pagi.
Informasi ini disebutkan oleh Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) dalam akun twitter @BTTPKG.
BPPTKG menyebutkan telah terjadi awan panas guguran di Gunung Merapi pada pukul 08.58 WIB dengan durasi 35 detik.
Jarak luncur awan panas tersebut 400 m, dan arah ke Kali Gendol.
Selanjutnya, BPPTKG menegaskan tingkat aktivitas Merapi saat ini Waspada (Level 2). Status ini masih bertahan sejak Juni 2018.
Telah terjadi awanpanas guguran di Gunung #Merapi pada pukul 08.58 WIB dengan durasi 35 detik, jarak luncur 400 m, dan arah ke Kali Gendol.#statuswaspada pic.twitter.com/I6syO8VVPg
— BPPTKG (@BPPTKG) February 11, 2019BACA JUGA
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pancuran 13 Guci mulai bangkit seusai banjir 2026 Wisatawan kembali berdatangan dan Pemkab Tegal fokus menata ulang destinasi air panas tersebut
Pemadaman listrik di Indonesia disorot UGM, diduga akibat pasokan batu bara dan lemahnya implementasi DMO PLN.
Seskab Teddy Indra Wijaya dan BNN bahas pencegahan narkoba, termasuk ancaman vape dan penguatan edukasi generasi muda.
Pembukaan Selat Hormuz bantu turunkan biaya energi, tapi industri tekstil Indonesia masih dibebani impor, gas mahal, dan utilisasi rendah.
PBNU siapkan Munas dan Konbes NU 2026 di Kediri, bahas isu keagamaan, organisasi, hingga persiapan muktamar.
Warga Padukuhan Banyu di Gunungkidul masih kesulitan air bersih meski ada sumur bor dan Spamdes, terutama saat musim kemarau.