Bupati Magelang Ajak ASN Blonjo Warung Tonggo, Waspadai Pinjol dan Judol
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magelang secara resmi meluncurkan perluasan gerakan “Blonjo Warung Tonggo”.
Gunung Merapi meluncurkan awan panas pada Senin (11/2/2019) pagi./Ist-BPPTKG
Harianjogja.com, JOGJA- Gunung Merapi di perbatasan Jawa Tengah dan DIY meluncurkan awan panas pada Senin (11/2/2019) pagi.
Informasi ini disebutkan oleh Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) dalam akun twitter @BTTPKG.
BPPTKG menyebutkan telah terjadi awan panas guguran di Gunung Merapi pada pukul 08.58 WIB dengan durasi 35 detik.
Jarak luncur awan panas tersebut 400 m, dan arah ke Kali Gendol.
Selanjutnya, BPPTKG menegaskan tingkat aktivitas Merapi saat ini Waspada (Level 2). Status ini masih bertahan sejak Juni 2018.
Telah terjadi awanpanas guguran di Gunung #Merapi pada pukul 08.58 WIB dengan durasi 35 detik, jarak luncur 400 m, dan arah ke Kali Gendol.#statuswaspada pic.twitter.com/I6syO8VVPg
— BPPTKG (@BPPTKG) February 11, 2019BACA JUGA
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magelang secara resmi meluncurkan perluasan gerakan “Blonjo Warung Tonggo”.
DPRD DIY meminta UMKM lokal dilibatkan dalam program MBG dan Kopdes Merah Putih serta mendorong perluasan pemasaran dan akses modal.
Kementerian Kebudayaan menargetkan pemugaran Mahastupa Borobudur rampung 24 Oktober 2026. Pemasangan Chattra masih berproses bersama UNESCO.
MotoGP Mandalika 2026 mencatat 157.875 pengunjung dan dampak ekonomi Rp5,2 triliun, meningkat 4,8% dibandingkan tahun lalu.
Okupansi hotel berbintang di Sleman berkisar 40%-50% selama low season. PHRI memperluas promosi dan membidik pasar MICE menjelang Nataru.
Ledakan di Pasar Cimanggis, Ciputat, menewaskan dua orang dan melukai 11 lainnya. Polisi masih menunggu hasil pemeriksaan Puslabfor.