201 Balita Stunting di Kota Magelang Terima Bantuan Pangan
Pemkot Magelang menyalurkan bantuan pangan kepada 201 balita stunting sekaligus mencanangkan Gerakan Stop Boros Pangan.
Gunung Merapi meluncurkan awan panas pada Senin (11/2/2019) pagi./Ist-BPPTKG
Harianjogja.com, JOGJA- Gunung Merapi di perbatasan Jawa Tengah dan DIY meluncurkan awan panas pada Senin (11/2/2019) pagi.
Informasi ini disebutkan oleh Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) dalam akun twitter @BTTPKG.
BPPTKG menyebutkan telah terjadi awan panas guguran di Gunung Merapi pada pukul 08.58 WIB dengan durasi 35 detik.
Jarak luncur awan panas tersebut 400 m, dan arah ke Kali Gendol.
Selanjutnya, BPPTKG menegaskan tingkat aktivitas Merapi saat ini Waspada (Level 2). Status ini masih bertahan sejak Juni 2018.
Telah terjadi awanpanas guguran di Gunung #Merapi pada pukul 08.58 WIB dengan durasi 35 detik, jarak luncur 400 m, dan arah ke Kali Gendol.#statuswaspada pic.twitter.com/I6syO8VVPg
— BPPTKG (@BPPTKG) February 11, 2019BACA JUGA
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkot Magelang menyalurkan bantuan pangan kepada 201 balita stunting sekaligus mencanangkan Gerakan Stop Boros Pangan.
Pasar tradisional Bantul menghadapi penurunan aktivitas. Pemkab menggerakkan ASN berbelanja setiap Jumat untuk menghidupkan ekonomi pasar.
Hutan lereng Merapi sisi selatan memiliki medan lebat dan terjal. Tim SAR mengimbau warga tidak masuk hutan seorang diri.
Budi Gunadi Sadikin mengungkap alasan maju sebagai calon Dirjen WHO atas amanah Presiden Prabowo Subianto. Ini tahapan pemilihannya.
Ondrej Rudzan membidik starting XI PSIM Jogja. Bek Republik Ceko itu siap bermain di posisi apa pun demi membantu tim meraih kemenangan.
DPRD DIY menyoroti kesiapan SAR menghadapi bencana. Basarnas Jogja memiliki 117 personel dan belum punya alut untuk operasi SAR di tengah laut.