Dua Kakak Beradik Jadi Pelaku Pembakaran MI YAPPI Natah
Polres Gunungkidul mengungkap dua pelaku pembakaran MI YAPPI Natah merupakan kakak beradik berusia 14 dan 15 tahun.
Ilustrasi kecelakaan lalu lintas.JIBI
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL–Jajaran Satlantas Polres Gunungkidul masih menyelidiki kasus kecelakaan di tanjakan Dusun Nujo, Desa Pucung, Kecamatan Girisubo. Rencananya dalam beberapa hari ke depan polisi bakal memeriksa sopir minibus maut untuk mengetahui kronologi kejadian yang mengakibatkan seorang penumpang meninggal dunia.
Kasatlantas Polres Gunungkidul, AKP Mega Tetuko, mengatakan jajarannya belum menetapkan tersangka terkait dengan kasus kecelakaan di Desa Pucung. Menurut dia jajarannya masih menyelidiki peristiwa tersebut. “Masih kami dalami,” kata Mega kepada wartawan, Selasa (12/2/2019).
Menurut dia, saat ini petugas masih mengevakuasi minibus untuk dibawa ke Mapolres sebagai barang bukti. Guna mengetahui penyebab pasti kecelakaan, rencananya dalam waktu dekat polisi bakal memeriksa sopir. “Sopir minibus masih sebagai saksi terperiksa. Nanti hasil olah kasus akan menentukan apakah ada tersangka dalam kasus ini,” katanya.
Mega meminta pengemudi angkutan umum untuk terus berhati-hati. Selain rutin mengecek kondisi kendaraan, pengemudi wajib mengetahui karakteristik geografis di Gunungkidul. Berdasar peta wilayah, kondisi Gunungkidul didominasi wilayah perbukitan dengan jalan naik turun dengan tingkungan tajam sehingga rawan terjadi kecelakaan. “Ini bisa jadi salah satu faktor penyebab terjadinya kecelakaan. Kalau tidak berhati-hati, maka bisa menjadi korban kecelakaan,” katanya.
Diberitakan sebelumnya, minibus AD 1023 HV yang mengangkut belasan penumpang terguling di tanjakan di Dusun Nujo, Pucung, Girisubo, Senin (11/2/2019) pukul 07.00 WIB. Kecelakaan tunggal ini mengakibatkan seorang penumpang bernama Sajiyem,56, meninggal dunia, sementara penumpang lainnya mengalami luka.
Kapolsek Girisubo, AKP Mursidiyanto, mengatakan kecelakaan terjadi karena minibus tidak kuat menanjak. Sebelum kecelakaan terjadi, kenek sudah berusaha mencari ganjal ban agar kendaraan tidak melaju mundur karena tidak kuat menanjak. Namun demikian, usaha tersebut tak membuahkan hasil karena minibus tetap berjalan mundur da menabrak pohon di sisi kanan jalan hingga akhirnya terbalik. “Minibus berisi sebelas orang. Akibat kecelakaan ini, seorang penumpang meninggal dunia dan sisanya mengalami luka-luka,” katanya, Senin.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polres Gunungkidul mengungkap dua pelaku pembakaran MI YAPPI Natah merupakan kakak beradik berusia 14 dan 15 tahun.
YOT VI di GOR UNY diikuti 5.200 karateka. Ajang ini menjadi wadah pembinaan atlet usia dini hingga kompetisi tingkat internasional.
Tiga karya budaya Sleman resmi ditetapkan sebagai WBTb nasional 2025, yakni Reog Keprajuritan, Sruntul, dan Bebek Bacem Nglengis.
Gus Rozin menghormati mekanisme AHWA dalam pemilihan Ketum PBNU dan mengajak warga NU menjaga persatuan setelah keputusan Muktamar ke-35.
Komisi III DPR RI merumuskan 13 jenis tindak pidana yang menjadi sasaran RUU Perampasan Aset. Simak daftar lengkapnya.
Jepang mengeluarkan peringatan khusus hujan lebat di Fukui. Sekitar 244.000 warga diminta mengambil langkah keselamatan darurat.