Wow, Ada Rumah Sakit Rasa Hotel di Bantul

Tim Harian Jogja saat berbincang dengan Manajer Marketing RS UII, Donni Riyangga (kiri) di RS UII. - Harian Jogja/Ujang Hasanudin
14 Februari 2019 06:37 WIB Ujang Hasanudin Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL--Rumah Sakit Universitas Islam Indonesia (RS UII) siap diresmikan pada 4 April nanti. Namun rumah sakit dibawah Yayasan Badan Wakap UII ini sudah siap memberikan pelayanan kesehatan dengan berbagai fasilitas yang didukung dokter–dokter spesialis, tenaga paramedik, penunjang medik, dan fasilitas lainnya.

Rumah sakit tipe C dengan pelayanan sekelas hotel bintang lima ini sudah mulai buka layanan sejak 6 Februari lalu. Ada 19 jenis layanan dokter spesialis meliputi anak, penyakit dalam, akupunktur, syaraf, bedah, bedah anak, bedah tulang (ortopedik), kandungan dan kebidanan, urologi, kulit dan kelamin, jiwa/psikiater, paru, anestesi, radiologi, patologi anatomi, patologi klinik, konservasi gigi (endodonti), bedah mulut, dan ortodonti (kawat gigi).

Selain itu juga dilengkapi dengan peralatan penunjang medik seperti CT – Scan 128 slices , Digital Radiography (DR), USG 4 Dimensi, Echocardiography, treadmill, hemodialisis, fisioterapi, dan laboratorium.

"Pelayanan komprehensif RS UII mengusung kesehatan Ibu dan Anak, program unggulan ini selaras Pemerintah Kabupaten Bantul untuk menekan angka kematian ibu dan anak," kata Direktur Utama RS UII, Widodo Wirawan, saat beraudiensi dengan tim Harian Jogja di RS UII, Jalan Srandakan, Bantul, Rabu (13/2/2019).

Widodo mengatakan saat ini RS UII dilengkapi dengan 105 dari total 265 kamar rawat inap yang terdiri kamar kelas 3, 2,1, VIP, VVIP, dan Suite, serta didukung oleh fasilitas perawatan intensif dewasa dan anak-anak serta kamar operasi yang modern. "Harapan adanya RS UII dapat menjadi pilihan utama bagi masyarakat, " kata dia.

Lebih jauh RS UII hadir dengan pelayanan ‘Leading Service and Excellent Hospitality’ atau mengdepankan pelayanan dan keramahan paripurna. "Kepastian layanan, kemudahan pasien dalam pemeriksaan ke dokter ataupun penunjang medik, keramahan petugas RS UII akan menjadi motivasi tersendiri bagi kami dalam melayani masyarakat luas’ ucap dia.

Manajer Marketing RS UII, Donni Riyangga menambahkan, RS UII yang berada di lahan sekitar 2,5 hektare itu berada di bawah Yayasan Badan Wakap UII. Sama dengan RS Jogja Internasional Hospital (JIH) di Sleman. Pihaknya hadir di Bantul agar warga Bantul tidak terlalu jauh mengakses JIH. Selain itu keberadaan rumah sakit tersebut diharapkan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat ditengah perkembangan pembangunan wilayah selatan Bantul.

Terutama dengan hadirnya New Yogyakarta Internasional Airport (NYIA) di Temon Kulonprogo, yang jaraknya tidak jauh ke Bantul atau hanya ditempuh dalam waktu kurang dari satu jam. Dalam kesempatan tersebut Donni juga menunjukan sejumlah fasilitas pelayanan medis, termasuk bangsal kelas 3 hingga VVIP. Pelayanan nyaris mirip hotel bintang lima.