Diduga Stres, Warga Imogiri Tewas Gantung Diri

Ilustrasi Bunuh Diri
14 Februari 2019 05:57 WIB Ujang Hasanudin Bantul Share :

Harianjogja.com, IMOGIRI--Warga Dusun Sindet, Desa Wukirsari, Kecamatan Imogiri, Bantul digemparkan dengan adanya salah satu warga yang gantung diri, Rabu (13/2/2019) pagi. Pria bernama Mardi Utomo, 55, tewas gantung diri di atas pohon nangka halaman rumah tetangganya.

Belum diketahui penyebab korban nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Namun polisi menduga karena korban depresi terkait hubungan asmara dengan wanita idaman lain (WIL) sampai memiliki anak.

"Jadi korban itu punya WIL dan punya anak hasil hubungan gelapnya dengan WIL, dan anaknya sudah berusia sembilan bulan. Kemarin dimintai pertanggungjawaban dari teman wanitanya supaya membiayai sekolah sampai SMA. Mungkin karena stres terus gantung diri," kata Kanit Reskrim Polsek Imogiri, Iptu Heru Sugiarto, saat dihubungi, Rabu (13/2/2019)

Heru mengatakan persoalan korban dan teman wanitanya itu sempat dimediasi di Balai Desa Wukirsari pada Rabu (6/2/2019) pekan lalu. Mediasi yang digelar malam hari itu juga dihadiri kepala desa setempat, dukuh Sindet, polisi, korban dan teman wanitanya berinisil W serta suami W.

Mediasi tersebut menghasilkan kesepakatan bahwa korban akan bertanggung jawab membiayai anak hasil hubungannya dengan W.‎
Namun sepekan setelah mediasi, korban yang sudah memiliki tiga anak itu ditemukan meninggal dunia dengan cara gantung diri.

Korbn pertama kali ditemukan menggantung oleh tetangga korban saat pulang salat dari masjid sekitar pukul 04.45 WIB. Temuan tersebut disampaikan pada wara lainnya, dukuh, kemudian dilaporkan ke polisi.

Menurut Heru, hasil pemeriksaan dan visum oleh tim Inavis Polres Bantul dan tim medis dari Puskesmas Imogiri tidak menemukan tanda-tanda penganiayaan dalam jasad korban. "Korban meninggal murni karena gantung diri dan sudah meninggal sekitar empat jam sebelum ditemukan," ujar Heru. Setelah dilakukan pemeriksaan korban langsung diserahkan pada keluarga.