Ada Program Sertakan BPJamsostek, Perusahaan di Jogja Diajak Lindungi Pekerja Informal
BPJS Ketenagakerjaan Yogyakarta mengajak 45 perusahaan memperluas perlindungan pekerja informal melalui program Sertakan dan CSR.
Lurah Cokrodiningratan Narotama bersama Babinkamtibmas dan anggota Kodim Jetis ikut mengamati fasilitas CCTV yang dimiliki Kampung Cokrokusuman, Jumat (15/2/2019) lalu. /Ist
Harianjogja.com, JOGJA- Warga Kampung Cokrokusuman, Cokrodiningratan, Kecamatan Jetis berkomitmen menjadikan Cokrokusuman sebagai kampung tertib sosial. Warga juga berjanji menjalankan tata kehidupan masyarakat yang harmonis dan bebas dari penyakit masyarakat (Pekat).
Cokrokusuman menjadi salah satu kampung di tengah-tengah kota. Perkembangan pembangunan di perkampungan ini cukup pesat. Selain beroperasi sejumlah hotel berkelas, Cokrokusuman juga dikelilingi beberapa kuliner favorit masyarakat. Meski begitu, warga juga tetap mempertahankan dan melestarikan adat kehidupan kampung Jogja yang khas.
Salah satu buktinya, Cokrokusuman mendeklarasikan diri sebagai Kampung Panca Tertib sejak tahun lalu. Teman kampung tertib yang diangkat terkait ketertiban sosial masyarakat. Alhasil, ketertiban masyarakat juga menjadi salah satu yang ditonjolkan warga Cokrokusuman. Tidak hanya tertib, mereka juga tetap menjunjung asap sopan santun dan pemukiman yang nyaman dihuni.
Sopan santun, tepo seliro atau tenggang rasa terhadap sesama dipelihara antarwarga. Tidak memandang status dan kedudukan. Alhasil, siapa saja yang memasuki atau tinggal di sana diharapkan bisa hidup selaras, damai, berdampingan satu sama lain, saling hormat menghormati, sehingga peri kehidupan aman tentram.
"Warga juga berkomitmen untuk menjalankan tata kehidupan masyarakat yang harmonis dan bebas dari penyakit masyarakat [Pekat]," kata Ketua Forum Kampung Panca Tertib (FKPT) Cokrokusuman G. Herbudi, Senin (18/2/2019).
Untuk bersama-sama menjaga ketentraman dan keamanan kampung, dia mengatakan warga secara swadaya pun memasang fasilitas CCTV di beberapa titik di wilayah RW. 08, 09 dan 11. Dengan penambahan CCTV di titik-titik yang stategis, pihaknya berharap bisa memantau situasi dan kondisi yang aman dan tertib di masyarakat.
"Portalisasi juga kami lakukan. Saat ini sudah mencapai 95 persen. Kami berharap agar kegiatan Siskamling bisa menular ke seluruh warga kampung," katanya.
Adapun Lurah Cokrodiningratan Narotama mengatakan untuk mencapai tujuan tersebut pihaknya bersama Babinkamtibmas dan Satpol PP melakukan blusukan ke kampung-kampung untuk mengecek komitmen warga tersebut.
"Kami lakukan patroli terus-menerus tetapi tidak terjadwal. Selain itu tim juga memberikan imbauan-imbauan baik dengan spanduk maupun lisan," kata Narotama, Minggu (17/2/2019).
Saat pertama digelar Jumat (15/2/2019), tim mendatangi lokasi-lokasi yang sebelumnya pernah menjadi tempat tongkrongan kegiatan negatif seperti minum-minuman keras. Setelah dicek tim tidak menemukan sesuatu yang negatif.
"Kami juga mendatangi indekos-indekos dan berinteraksi dengan warga di pos-pos ronda. Dengan kesadaran sendiri, warga sudah mengaktifkan kembali Siskamling di wilayahnya masing-masing," katanya.
Selain aktivitas tersebut, warga juga menggalakkan Cokrokusuman sebagai kampung Proklim yang ramah lingkungan. Salah satu yang dikerjakan warga untuk ikut menjaga kebersihan lingkungan adalah dengan memilah sampah rumah tangga. Tujuannya untuk memanfaatkan sampah yang masih bisa digunakan dan mengurangi volume sampah. Setiap rumah tangga wajib mengelola sampahnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPJS Ketenagakerjaan Yogyakarta mengajak 45 perusahaan memperluas perlindungan pekerja informal melalui program Sertakan dan CSR.
Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 9 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Dokter mikrobiologi klinik Andrew Adhytia Lieputra mengingatkan penggunaan masker, vaksinasi, dan kebersihan tangan bantu cegah influenza tipe A.
BPS DIY mencatat 40% penduduk dengan pengeluaran terendah menyumbang 16,91% konsumsi per Maret 2026. Fenomena downgrading turut disoroti.
WJNC 2026 dinilai bukan sekadar karnaval, tetapi ruang kebersamaan warga. Tahun ini WJNC mengusung tema Gana Kalajaya dan masuk Top 10 KEN.
The Social Reckoning karya Aaron Sorkin mengungkap sisi gelap Facebook, algoritma, dan The Facebook Files melalui Frances Haugen dan Jeff Horwitz.