Jasad Ridwan Ditemukan di Dekat Tebing Tondan

Tim SAR mengevakuasi jasad Ridwan yang hilang saat memancing di kawasan Pantai Sedahan, Desa Jepitu, Kecamatan Kecamatan Girisubo, Selasa (26/2 - 2019).Istimewa
26 Februari 2019 20:15 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL–Muhammad Anur Ridwanudin, pemancing asal Dusun Purworejo, Desa Semugih, Kecamatan Rongkop ditemukan mengambang di dekat Tebing Tondan, Selasa (26/2/2019) pukul 08.30 WIB.

Koordinator SAR Satlinmas Wilayah I DIY, Sunu Handoko, mengatakan pencarian Ridwan dilakukan sejak Senin (25/2/2019). Namun operasi pencarian di hari pertama tak membuahkan hasil. “Hingga Senin malam pencairan tidak membuahkan hasil. Pencarian kemudian dihentikan dan dilanjutkan Selasa,” kata Sunu kepada wartawan, Selasa (26/2).

Menurut dia di hari kedua pencarian jumlah personel yang diterjunkan banyak lagi. Operasi tak hanya melibatkan Tim SAR dan petugas dari Polsek Girisubo, tetapi juga melibatkan personel Basarnas serta sukarelawan Kali Code, SAR MTA dan SAR Semesta. “Jumlah perahu untuk pencarian juga ditambah sehingga area pencarian bisa lebih luas,” katanya.

Sunu menjelaskan pencarian dimulai sekitar pukul 05.00 WIB. Di hari kedua ini pencarian membuahkan hasil karena korban bisa ditemukan mengambang tidak jauh dari Tebing Todan, tempat lokasi pertama Ridwan hilang. “Tim yang mencari dari perbukitan melihat benda mengapung di dekat tebing, setelah didekati dan dicek oleh tim yang mencari dari perahu dipastikan jika benda mencurigakan itu merupakan jasad Ridwan,” katanya.

Jasad Ridwan kemudian dievakuasi dan dibawa ke Pantai Nampu untuk kemudian diserahakan kepada pihak keluarga. “Harapan kami kejadian ini menjadi pelajaran bersama agar lebih berhati-hati. Ini berlaku untuk semua baik nelayan, pengunjung maupun pemancing,” kata Sunu.

Kepala Polsek Girisubo, AKP Mursidiyanto, mengatakan berdasar hasil analisis korban diduga terpeleset dan terjatuh ke laut saat tengah memancing. “Kemungkinan saat memancing korban terjatuh hingga akhirnya tenggelam,” katanya.