Pendapatan Pajak Bumi Bangunan P2 Ditarget Rp20,7 Miliar

Ilustrasi pajak - Bisnis.com
27 Februari 2019 10:00 WIB Fahmi Ahmad Burhan Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO—Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kulonprogo menargetkan pendapatan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB P2) di tahun ini sebanyak Rp20,7 miliar.

Kepala Bidang Pajak BKAD Kulonprogo Nasip menuturkan kantornya dari Januari sampai akhir Maret akan mengintensifkan sosialisasi PBB P2 di semua kecamatan agar target pendapatan dari PBB P2 tahun ini tercapai.

“Pada Januari, BKAD baru mendapatkan pendapatan dari PBB P2 sebanyak Rp205 juta atau hanya sekitar satu persen saja,” ungkapnya kepada Harian Jogja, Selasa (26/2/2019). PBB P2 akan jatuh tempo pada September 2019.

Menurut Nasip, setelah jatuh tempo, penagihan akan mulai diintensifkan. BKAD bakal memanggil pemerintah desa yang persentase capaiannya paling bawah secara maraton. Diambil 15 desa paling bawah capaiannya.

Sampai saat ini, masih ada satu kecamatan yang angka tunggakannya lebih dari 10%, yaitu Kecamatan Sentolo. Berdasarkan data BKAD Kulonprogo, pada tahun lalu, total pendapatan dari PBB P2 mencapai Rp22,5 miliar. Jumlah pendapatan itu melebihi target 2018 sebesar Rp17,5 miliar. PBB P2 merupakan pendapatan pajak yang paling dominan terhadap kontribusi pajak daerah. Kontribusinya sekitar 38% terhadap pajak daerah.

Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo berharap agar aparatur pemerintahan di kecamatan serta desa ikut serta dan lebih intensifkan lagi sosialisasi pada masyarakat. “Kami [Pemerintah Kabupaten] mendorong ada pendekatan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat akan pentingnya membayar pajak,” ucapnya.