Diduga Bawa Bahan Peledak ke Mako Brimob DIY, Seorang Pria Diringkus

Direskrimum Polda DIY Kombes Pol Hadi Utomo saat memberikan keterangan kepada wartawan, Selasa (12/3/2019) di Mapolda DIY. Harian Jogja - Yogi Anugrah
12 Maret 2019 18:37 WIB Yogi Anugrah Jogja Share :

Harianjogja.com, SLEMAN--Seorang pria berinisial RDY, 29, warga Sleman, diamankan di Mapolda DIY pada Selasa (12/3/2019). Ia diamankan petugas piket penjagaan tengah Mako Sat Brimob DIY karena diduga membawa bahan peledak.

Direskrimum Polda DIY Kombes Pol Hadi Utomo menjelaskan kronologi kejadian bermula pada Selasa (12/3/2019) sekitar pukul 09.30 WIB. Saat itu, RDY datang ke Mako Sat Brimob DIY dan menanyakan beberapa hal.

"Beberapa hal-nya belum bisa saya sampaikan, masih dalam tahap penyelidikan," ujar Hadi di Mapolda DIY, Selasa.

Lebih lanjut, Hadi menjelaskan, sesuai SOP petugas, RDY kemudian diperiksa oleh petugas penjagaan, saat diperiksa, ditemukan beberapa bahan dan barang yang patut untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut di dalam tas yang dibawa oleh RDY

"Diduga ada barang yang cukup bukti kami sangkakan sebagai barang yang kepemilikannya harus ada izin, ada 35 butir barang yang diduga peluru. Peluru atau amunisi termasuk bahan peledak," jelas Hadi.

Selain barang yang diduga peluru, dari tas RDY juga ditemukan barang-barang seperti jam tangan, kompas, flashdisk, rexona, penggaris, tipe-x, lilin, beberapa buku, dan beberapa barang pribadi lainnya.

"Ada barang diduga magazine namun belum bisa disimpulkan itu magazine atau bukan. Kami dari penyidik harus memeriksa. Ada beberapa buku, namun kami juga tidak bisa simpulkan itu buku apa. Untuk menyimpulkan suatu barang kami harus teliti dulu," ujar Hadi

Saat ini, kata Hadi, RDY sedang diperiksa oleh petugas di Mapolda DIY dengan laporan polisi model A. Hadi juga meminta masyarakat untuk tidak percaya dengan info-info yang tidak jelas kebenarannya.

"Sumber yang benar adalah dari kami, sekarang saya beri informasi, tolong sampaikan ke publik tidak apa-apa, tidak perlu dirisaukan," tutup Hadi.