Kolam Terpal Bisa Jadi Solusi Budi Daya Nila

Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY, Monika Nur Listiani memberikan sambutan saat bedah buku yang digelar di rumah salah satu warga Dusun Pandes II, Desa Wonokromo, Kecamatan Pleret, Kabupaten Bantul, Selasa (12/3/2019). - Harian Jogja/Kiki Luqmanul Hakim
12 Maret 2019 22:17 WIB Kiki Luqmanul Hakim Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL—Tidak hanya mampu hidup di kolam ikan pada umumnya, ikan nila juga bisa hidup di kolam buatan yang beralaskan terpal. Hal tersebut membuat petani ikan Nila tidak mengeluarkan terlalu banyak biaya untuk membuat kolam.

Guna meningkatkan minat baca serta kemampuan dalam mengembangkan wirausaha di bidang ternak ikan nila di kolam terpal bagi warga Dusun Pandes II, Desa Wonokromo, Kecamatan Pleret, Kabupaten Bantul, Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY menggelar acara bedah buku berjudul Budi Daya Ikan Nila di Kolam Terpal, di salah satu rumah warga Dusun Pandes II, Selasa (12/3/2019).

“Jadi ibu-ibu dan bapak-bapak sekalian kami ini sangat ingin meningkatkan ekonomi warga sekitar dengan cara membudidayakan ikan Nila di kolam Terpal, kan lumayan bisa jadi pemasukan bagi ibu-ibu dan bapak-bapak di Dusun Pandes II ini,” ujar Kepala DPAD DIY, Monika Nur Listiani saat memberikan sambutan dalam acara bedah buku tersebut, Selasa.

Monika menambahkan membaca buku sangat penting untuk menambah wawasan masyarakat. “Saya yakin, jika semua mau membaca buku pasti Anda sendiri akan menemukan ilmu baru dari buka tersebut. Contohnya setelah membaca buku ini bapak dan ibu sekalian pasti akan menemukan ilmu baru ataupun inovasi baru tentang budidaya ikan Nila di kolam terpal,” kata Monika.

Anggota Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DIY, Tustiani mengatakan melalui buku, inovasi baru ataupun ide ide baru yang berbeda dari lainnya. “Jadi harapannya kami [DPAD serta DPRD DIY] warga Pandes II ini mampu meningkatkan pendapat ekonominya melalui ternak ikan Nila tersebut ataupun peluang wirausaha lainnya, pokoknya sesuatu yang mampu menghasilkan pendapatan di bidang wirausaha dalam bentuk apapun, ya semoga setelah acara ini semakin banyak warga sini yang mau membaca buku dan mengaplikasikan langsung ilmu yang didapat dari buku tersebut,” kata Tustiani.