Profil Gus Rozin Bangun BPRS untuk UMKM di Sekitar Pesantren
Gus Rozin merintis BPRS di Pati sejak 2005 untuk memperluas akses modal UMKM dan memperkuat ekosistem ekonomi syariah pesantren.
Ilustrasi banjir di Bantul saat Badai Cempaka 2017 lalu./Ist
Harianjogja.com, JOGJA—Sejumlah wilayah di Bantul dilanda banjir yang cukup parah akibat hujan seharian, Minggu (17/3/2018).
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul Dwi Daryanto mengatakan jawatannya masih fokus pada proses evakuasi sehingga dampak luapan sungai dan genangan air belum bisa terdata. “Sementara luapan air terjadi di wilayah Imogiri dan Pleret. Sungai yang meluap Sungai Oya dan Celeng,” kata dia kepada Harian Jogja, Minggu malam.
BPBD Bantul untuk semantara ini sudah merilis informasi beberapa tempat yang terendam. Banjir di Dermojurang, Seloharjo, Pundong setinggi 1,5 meter. Di lokasi ini juga terjadi longsor yang menimpa permukiman warga. Selain itu, banjir juga melanda wilayah Prancak Dukuh, Panggungharjo, Sewon.
Akibat banjir, Jalan Siluk-Kretek tidak bisa dilalui karena jembatan Kali Pentung ambrol. Di Wukirsari, Imogiri, banjir menggenagi rumah warga. Bahkan ada warga yang nekat naik ke pohon untuk menyelamatkan diri.
Di jalan Imogiri Timur mulai dari perempatan Jejeran-Imogiri banjir menggenangi infrastruktur jalan. Begitu juga dengan kondisi Jl. Paris Bangunharjo hingga Panggungharjo, Sewon; Jl. Imogiri Timur, Imogiri Barat, Jl. Paris, dan Jl. Bantul sulit dilalui kendaraan terutama kendaraan bermotor.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gus Rozin merintis BPRS di Pati sejak 2005 untuk memperluas akses modal UMKM dan memperkuat ekosistem ekonomi syariah pesantren.
Kejagung menyita aset bos PT QSS Sudianto alias Aseng senilai Rp338,35 miliar terkait dugaan korupsi pertambangan bauksit.
Delapan ASN Gunungkidul dijatuhi sanksi hingga akhir Agustus 2026. Komisi A DPRD mendukung hukuman tegas sesuai tingkat pelanggaran.
Komnas HAM membentuk tim proyustisia untuk menyelidiki dugaan pelanggaran HAM berat dalam Peristiwa Kuda Tuli 27 Juli 1996.
DPT Pilur Gunungkidul ditetapkan 120.887 pemilih. Coblosan serentak di 31 kalurahan digelar 26 September 2026.
Presiden Prabowo dijadwalkan menutup Muktamar ke-35 NU di Jombang pada Senin (31/8/2026), sekaligus menerima KTA NU.