Bantul Banjir Parah, Ada Warga Naik Pohon, Sejumlah Jalan Sulit Dilalui Kendaraan

Ilustrasi banjir di Bantul saat Badai Cempaka 2017 lalu. - Ist
17 Maret 2019 22:42 WIB Abdul Hamied Razak & Ujang Hasanudin Bantul Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Sejumlah wilayah di Bantul dilanda banjir yang cukup parah akibat hujan seharian, Minggu (17/3/2018).

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul Dwi Daryanto mengatakan jawatannya masih fokus pada proses evakuasi sehingga dampak luapan sungai dan genangan air belum bisa terdata. “Sementara luapan air terjadi di wilayah Imogiri dan Pleret. Sungai yang meluap Sungai Oya dan Celeng,” kata dia kepada Harian Jogja, Minggu malam.

BPBD Bantul untuk semantara ini sudah merilis informasi beberapa tempat yang terendam. Banjir di Dermojurang, Seloharjo, Pundong setinggi 1,5 meter. Di lokasi ini juga terjadi longsor yang menimpa permukiman warga. Selain itu, banjir juga melanda wilayah Prancak Dukuh, Panggungharjo, Sewon.

Akibat banjir, Jalan Siluk-Kretek tidak bisa dilalui karena jembatan Kali Pentung ambrol. Di Wukirsari, Imogiri, banjir menggenagi rumah warga. Bahkan ada warga yang nekat naik ke pohon untuk menyelamatkan diri.

Di jalan Imogiri Timur mulai dari perempatan Jejeran-Imogiri banjir menggenangi infrastruktur jalan. Begitu juga dengan kondisi Jl. Paris  Bangunharjo hingga Panggungharjo,  Sewon; Jl. Imogiri Timur, Imogiri Barat, Jl. Paris,  dan Jl. Bantul sulit dilalui kendaraan terutama kendaraan bermotor.