Advertisement
Buku Soal Budi Daya Nila di Terpal Dibedah
Para narasumber dalam bedah buku yang digelar Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY, Rabu (20/3/2019). - Harian Jogja/Yogi Anugrah
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN—Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY bekerja sama dengan DPRD DIY kembali menggelar bedah buku di salah satu warung makan di Desa Sidokarto, Kecamatan Godean, Kabupaten Sleman, Rabu (20/3/2019).
Bedah buku yang berjudul Budi Daya Ikan Nilai di Kolam Terpal tersebut bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat cara dan prospek budidaya ikan nila di kolam terpal. Panuwun Budi Raharjo yang mewakili penulis buku tersebut mengungkapkan buku Budi Daya Ikan Nilai di Kolam Terpal berisi tentang prospek budi daya ikan nila, lokasi dan cara membuat kolam terpal, pengelolaan air, penanggulangan hama, hingga menganilisis tentang usaha budi daya. “Keunggulan kolam terpal adalah dapat diterapkan di berbagai tempat, tidak harus dilahan yang ideal sebagaiman kolam konvensional,” ujar dia saat memaparkan materinya dalam bedah buku tersebut, Rabu.
Advertisement
Selain itu Panuwun juga mengatakan kolam terpal juga lebih mudah untuk dibersihkan dan dipindahkan, kolam terpal juga dapat memacu pertumbuhan ikan, kelangsungan hidup ikan lebih tinggi, dan ikan panen tidak berbau lumpur. “Karena keunggulan itulah maka budi daya ikan di kolam terpal terus berkembang, termasuk untuk pemeliharaan ikan nila,” ucap dia.
Kepala Seksi Pengembangan Minat dan Budaya Baca DPAD DIY, Aris Widiyanto mengakui saat ini, rendahnya minat baca di masyarakat disebabkan oleh banyak faktor. “Untuk meningkatkan minat baca tersebut, dibutuhkan kerja sama dari semua pihak yaitu, penulis buku, penerbit, dan juga pemerintah. Digelarnya bedah buku merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan minat baca,” kata dia, Rabu (20/3).
BACA JUGA
Lebih lanjut, kata dia, dari periode Januari hingga September, pihaknya akan mengadakan 60 kali kegiatan bedah buku di seluruh kabupaten/kota se-DIY. “Kegiatan bedah buku kali ini merupakan gelaran ke-30,” ujar dia
Aris menjelaskan selain untuk meningkatkan minat baca, bedah buku tersebut juga bisa memberikan informasi kepada masyarakat bagaimana cara yang benar untuk membudidayakan ikan nila di kolam terpal sehingga bisa meningkatkan perekonomian.
“Diharapkan masyarakat bisa mendapat informasi dan pengetahuan setelah mengikuti bedah buku ini, apalagi budidaya ikan nila bisa dilakukan diluar pekerjaan pokok,” ucap dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Cek Izin Properti di Sleman Bakal Bisa lewat Peta Digital
- Libur Lebaran Sepi, Wisata Bantul Kehilangan Puluhan Ribu Wisatawan
- THR di Kulonprogo Sepi Aduan, Disnaker Tetap Siaga
- Viral Donasi di Stasiun Tugu Jogja Bikin Resah, Ini Kata PT KAI Daop 6
- Lebaran, Jalur Lurus dan Simpang Jadi Titik Rawan Kecelakaan di Bantul
Advertisement
Advertisement






