Target PAD Wisata Gunungkidul Naik Jadi Rp63,2 Miliar
Pemkab Gunungkidul menaikkan target PAD wisata 2026 menjadi Rp63,2 miliar setelah realisasi pendapatan mencapai Rp56,5 miliar.
Pengunjung melihat koleksi artefak dari zaman megalitikum di Situs Sokoliman, Desa Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo, belum lama ini. /Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Kebudayaan (Disbud) Gunungkidul menilai kawasan Situs Sokoliman di Desa Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo masih banyak menyimpan benda-benda purbakala. Pemkab mengimbau masyarakat di sekitar situs apabila menemukan artefak benda peninggalan masa lalu untuk segera melapor sehingga penemuan tersebut dapat diselamatkan.
Kepala Bidang Pelestarian Warisan dan Nilai Budaya Disbud Gunungkidul, Agus Mantara, mengatakan dari sisi peninggalan, peradaban di Gunungkidul merupakan tertua di DIY. Hal ini terlihat berbagai temuan artefak peninggalan masa lalu yang tersebar merata di seluruh wilayah.
Salah satu lokasi situs purbakala dapat dilihat di Situs Sokoliman di Desa Bejiharjo. Di lokasi ini, kata Mantara, menyimpan berbagai peninggalan benda prasejarah di zaman megalitikum atau zaman batu besar seperti menhir, peti kubur batu hingga artefak lainnya. “Di kawasan situs merupakan lokasi penemuan benda purbakala sekaligus sebagai tempat penyimpanan koleksi,” katanya, Kamis (21/3/2019).
Menurut dia, berdasarkan kajian dari tim ahli Balai Pelestarian Cagar Budaya DIY, potensi benda-benda purbakala di sekitar situs masih banyak. Namun demikian, keberadaannya masih tertimbun di dalam tanah. Sebagai contoh, penemuan menhir raksasa dengan panjang empat meter yang ditemukan secara tidak sengaja saat warga menggali liang lahat di kompleks permakaman desa setempat . Oleh karena itu ia meminta kepada masyarakat sekitar apabila menemukan mau melaporkan ke Disbud sehingga peninggalan benda yang memiliki nilai sejarah tinggi dapat diamankan dan dirawat. “Masih banyak yang terkubur dan tidak mungkin kami [Dinas Kebudayaan] melakukan pencarian sendiri. Jadi harapannya apabila masyarakat menemukan segera melapor sehingga bisa dikelola dengan semestinya,” katanya.
Kepala Seksi Kepurbakalaan dan Permuseuman Bidang Pelestarian Warisan dan Nilai Budaya Disbud Gunungkidul, Winarsih, mengatakan Situs Sokoliman merupakan tempat yang memiliki peninggalan paling lengkap. Di lokasi tersebut selain ditemukan benda-benda masa prasejarah, juga dijadikan sebagai museum untuk menyimpan penemuan artefak di sekitar lokasi situs.
“Kalau di lokasi situs awalnya hanya ditemukan lima buah peti kubur batu, tapi setelah dijadikan sebagai penampung jumlah koleksi terus bertambah. Hingga saat ini di Situs Sokoliman terdapat 248 menhir dan 17 kubur batu,” katanya, beberapa waktu lalu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul menaikkan target PAD wisata 2026 menjadi Rp63,2 miliar setelah realisasi pendapatan mencapai Rp56,5 miliar.
Pemkab Gunungkidul mempertajam RKPD 2028. Efisiensi pendidikan dan evaluasi data penerima bantuan sosial menjadi perhatian agar anggaran tepat sasaran.
Alwi Farhan mengalahkan Ayush Shetty 21-11, 13-21, 21-10 untuk lolos ke babak 16 besar Denmark Open 2026 di Odense, Denmark.
Eko Suwanto akan memperjuangkan kenaikan anggaran penanganan stunting di Kota Jogja pada 2027, dari Rp120 juta per kelurahan pada 2026.
UMY, UMS, dan UNDIP memadukan keahlian komunikasi dan teknologi komputer untuk mendukung komunikasi kebencanaan inklusif dan pariwisata berkelanjutan.
Meta meluncurkan Muse Wonder dan Wonder Full, model AI dengan fitur memori aktif. Simak kemampuan, harga API, dan perbedaan akses keduanya.