Diguyur Hujan Deras, Tebing di Sambirejo Ambrol, Ini Dia Dampaknya

Longsoran tebing yang menimpa bagian rumah Ahmad Rodhli Setyoko di Dusun Kikis, Desa Sambirejo, Kecamatan Prambanan, Sabtu (23/3/2019). - Istimewa/BPBD Sleman
24 Maret 2019 14:52 WIB Hafit Yudi Suprobo Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN—Hujan lebat disertai angin kencang terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Sleman pada Sabtu (23/3/2019). Akibatnya, sejumlah pohon tumbang dan tanah longsor terjadi.

Berdasarkan data Pusdalops BPBD Sleman pada Minggu (24/3) pukul 08.00 WIB dilaporkan kejadian dampak hujan lebat disertai angin kencang mengakibatkan pohon tumbang terjadi di empat kecamatan di kabupaten Sleman, yaitu Kecamatan Minggir, Kecamatan Berbah, Kecamatan Prambanan dan Kecamatan Gamping, sedangkan longsor terjadi di dua kecamatan di Sleman yaitu di Kecamatan Tempel dan Kecamatan Prambanan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari TRC BPBD Sleman, akibat hujan deras pada Sabtu pada lebih kurang pukul 24.00 terjadi longsor yang menimpa bagian rumah Ahmad Rodhli Setyoko di Dusun Kikis, Desa Sambirejo, Kecamatan Prambanan, Sleman.

Menyikapi hal itu, aparat dusun dan warga telah bekerja bakti di lokasi terdampak. Bantuan dari BPBD Sleman juga telah diberikan kepada warga terdampak longsor di Dusun Kikis, Desa Sambirejo Kecamatan Prambanan.

Sementara di Kecamatan Minggir, tepatnya di Dusun Tengahan, Desa Sendangagung, Kecamatan Minggir, pohon jati berdiameter 20 sentimeter menimpa rumah Marsono dan pihak BPBD telah memberikan bantuan berupa terpal.

Camat Minggir, Ikhsan Waluyo, mengatakan jika bantuan sudah diberikan kepada warganya yang terdampak pohon tumbang. "Bantuan yang lain nanti dari BPBD Kab Sleman, sesuai dengan peraturan bupati," ucap dia.

Kepala Unit Analisa dan Prakiraan Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Mlati Yogyakarta, Sigit Hadi Prakosa mengatakan SiklonVeronica saat ini posisinya ada di 12.3 LS dan 117.7 BT bergerak ke selatan-tenggara dengan kecepatan 11 kilometer per jam menjauhi wilayah Indonesia.

SEdangkan Badai Trevor sekarang pada posisi 19.1.LS dan 134.8 BT bergerak ke selatan-barat dgn kecepatan 10 kilometer per jam yang juga menjauhi wilayah Indonesia.

Badai Veronica dan Trevor, kata Sigit, tidak berdampak langsung terhadap cuaca di DIY, karena posisinya yang jauh dengan wilayah Indonesia. Sigit menekankan jika hujan sedang dan lebat di DIY disebabkan oleh pola angin di wilayah Jawa yang membentuk konvergensi atau pertemuan angin sehingga mendukung pertumbuhan awan awan konvektif atau Cumulonimbus.

Dia juga menjelaskan jika dampak Tropical Cyclone (TC) Veronica bagi DIY hanya pada peningkatan tinggi gelombang laut di perairan selatan DIY mencapai 2,5 meter sampai tiga meter.