30 Tahun Berlalu, Festival Udin Kembali Tagih Keadilan
Peringatan yang berlangsung sejak Rabu (13/8/2026) hingga Sabtu (15/8/2026) ini menjadi ruang untuk terus menagih keadilan atas kasus Udin, yang telah mangkrak
Wakil Direktur Umum dan Keuangan RSUD Panembahan Senopati Bantul, Agus Budi Raharja, saat mengunjungi pasien yang sedang melakukan cuci darah, Kamis (29/3/2019). /Ist-Dok
Harianjogja.com, BANTUL-Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Panembahan Senopati Bantul tahun ini menambah sejumlah fasilitas medis di ulang tahunnya ke-16.
Fasilitas medis tersebut di antaranya adalah layanan radiologi berupa Magnetic Resonance Imaging (MRI) dan penambahan mesin hemodialisa atau alat cuci darah sebanyak 25 unit.
Layanan radiologi melalui RMI ini diresmikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Bantul Helmi Jamharis, Kamis (29/3/2019). Selain Helmi, hadir juga Asisten Bidang Pemerintahan Sri Ediastuti.
“Setahu saya MRI ini di Bantul saat ini baru ada dua, yakni di RS TNI Angkatan Udara Harjolukito dan di RS Panembahan Senopati ini,” kata Direktur RSUD panembahan Senopati Bantul, I Wayan Marthana.
I Wayan mengatakan manajemen rumah sakit terus berupaya meningkatkan semua layanan medis dengan menyesuaikan perkembangan teknologi dunia medis untuk mempermudah pelayanan. Sebelum ada MRI, layanan radiologi selama ini hanya melalui rongen dan CT-Scan atau computerized tomography.
Menurut dia, keberadaan MRI akan melengkapi layanan radiologi karena mampu mendeteksi banyak organ dalam yang selama ini tidak terdeteksi oleh CT-Scan. Misalnya, cedera pada otot saat dilakukan CT-Scan maka yang terlihat hanya tulang, dengan MRI bisa sampai otot.
“Cedera tulang belakang selama ini bisa lihat tulangnya sekarang bisa sampai dalam tulangnya,” kata I Wayan.
Selain itu pihaknya juga menambah 25 unit hemodialisa untuk mengurangi antrian pasien yang melakukan cuci darah. Sejauh ini di RSUD Panembahan Senopati hanya ada 25 alat untuk melayani pasien rutin sebanyak sekitar 200 orang, belum termasuk pasien baru sehingga menimbulkan banyak antrian.
Tidak hanya alat, namun rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Bantul ini juga kini menyediakan layanan spesialis onkologi untuk penderita kanker. I Wayan mengatakan penyempurnaan alat medis akan terus dilakukan namun secara bertahap, karena butuh biaya yang tidak sedikit. Untuk satu alat MRI saja butuh sekitar Rp20 miliar lebih.
Sementara itu Kepala Instalasi Radiologi RSUD Panembahan Senopati Bantul, Rofi Siswanto menambahkan, MRI melengkapi peralatan yang ada selama ini seperti CT-Scan, rongen, dan USG. Semuanya berbasis komputer. Selain melayani pasien, selama ini RSUD Panembahan Senopati juga merupakan rumah sakit pendidikan bagi para calon dokter.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Peringatan yang berlangsung sejak Rabu (13/8/2026) hingga Sabtu (15/8/2026) ini menjadi ruang untuk terus menagih keadilan atas kasus Udin, yang telah mangkrak
Koperasi Semesta belum bisa memasok susu untuk MBG karena produksi terserap industri dan UMKM. Populasi sapi akan ditambah 200 ekor.
BPS mencatat inflasi September 2026 mencapai 3,28% secara tahunan. Program MBG turut mendorong kenaikan harga daging ayam ras.
KDMP Sendangmulyo Sleman belum diserahterimakan, tetapi ditemukan kerusakan pada drainase dan talang dalam evaluasi fisik.
BGN siap menjadi offtaker hasil perikanan untuk memenuhi kebutuhan ikan sebagai sumber protein dalam menu Makan Bergizi Gratis.
Prabowo melantik Letjen TNI Muhammad Saleh Mustofa sebagai Wamentan dalam reshuffle Kabinet Merah Putih di Istana Negara.