Hadapi Kemarau Panjang, Warga Gunungkidul Diminta Bijak Memakai Air
Kemarau hingga 7 bulan diprediksi terjadi di Gunungkidul. BPBD siapkan jutaan liter air, warga diminta hemat sejak dini.
Kursi anggota DPRD Gunungkidul banyak yang kosong, seperti terlihat Senin (8/4/2019). Akibat minimnya anggota Dewan yang hadir, rapat paripurna dengan agenda pandangan umum fraksi tentang tiga raperada ditunda. /Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL–Rapat paripurna DPRD Gunungkidul dengan agenda pandangan umum fraksi terkait dengan tiga raperda batal terlaksana, Senin (8/4). Rapat ditunda karena jumlah anggota Dewan yang hadir tidak kuorum. Rencananya rapat lanjutan masih menunggu ada pembahasan jadwal ulang Badan Musyawarah DPRD.
Rapat yang membahas pemandangan umum tentang Penyelenggaraan Pengujian Kendaraan Bermotor, Retribusi Pengujian Kendaraan Bermotor dan Perubahan Badan Hukum BPR BDG seharusnya dimulai pukul 09.00 WIB. Namun hingga pukul 10.30 WIB, anggota yang hadir hanya 15 orang. Padahal sesuai ketentuan dalam tata tertib DPRD, dalam rapat paripurna minimal dihadiri separuh lebih dari seluruh anggota. Ini berarti, untuk bisa menyelenggarakan rapat parpurna, minimal dihadiri 23 anggota karena jumlah anggota Dewan di Gunungkidul sebanyak 45 orang.
Ketua DPRD Gunungkidul, Demas Kursiswanto, tidak menampik adanya penundaan penyelenggaraan rapat paripurna DPRD yang sedianya digelar pada Senin pagi. “Tadi sudah kami buka, tetapi dari 45 anggota yang adam yang hadir baru 15 orang. Jadi, rapat tidak bisa diselenggarakan,” kata Demas kepada wartawan, Senin.
Menurut dia, penundaaan dilakukan berdasarkan kesepakatan dan usulan dari anggota yang hadir. Rencananya setelah penundaan ini, akan diselenggarakan koordinasi pimpinan Dewan dan fraksi guna membahas penjadwalan ulang kerja DPRD dalam rapat Badan Musyawarah. “Besok [hari ini] akan kami rapatkan untuk membahas penjadwalan ulang pembahasan raperda yang ditunda,” katanya.
Disinggung mengenai penyebab ketidakhadiran anggota, Demas mengakui banyak anggota yang absen karena urusan kampanye Pemilu 2019. “Ini jadi catatan dan masa kampanye ini juga akan dijadikan pertimbangan dalam membahas penjadwalan ulang tugas DPRD dalam rapat Badan Musyawarah,” katanya.
Sekretaris DPRD Gunungkidul, Agus Hartadi, menambahkan keputusan penundaan merupakan kesepakatan bersama anggota yang hadir. Oleh karena itu pihak kesekretariatan hanya sebatas memberikan fasilitas.
Disinggung mengenai ketiadaan masa perpanjangan skorsing sebelum sidang dinyatakan ditunda, Agus menuturkan bahwa langkah tersebut diambil karena anggota yang hadir sepakat agar sidang ditunda. “Idealnya ada tiga kali masa skorsing sebelum sidang ditunda, tapi berhubung kondisi yang situasional dan telah disepakati bersama maka tidak masalah kalau setelah sidang pertama dibuka langsung ditetapkan adanya penundaan sidang,” katanya.
Bupati Gunungkidul, Badingah, saat dikonfirmasi tidak memberikan banyak tanggapan. Ia menilai bahwa masalah penundaan paripurna merupakan ranah internal DPRD dan Pemkab tidak ikut campur. “Itu urusan internal DPRD dan biarkan diselesaikan sendiri,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kemarau hingga 7 bulan diprediksi terjadi di Gunungkidul. BPBD siapkan jutaan liter air, warga diminta hemat sejak dini.
Google resmi meluncurkan Gemini Intelligence untuk Android, tetapi fitur AI canggih ini hanya tersedia di HP flagship tertentu dengan RAM minimal 12GB.
Juventus terancam gagal lolos ke Liga Champions usai kalah 0-2 dari Fiorentina dan turun ke posisi keenam klasemen Serie A.
Apple dikabarkan akan mengubah Siri menjadi AI percakapan setara ChatGPT dan Gemini melalui pembaruan iOS 27 pada akhir 2026.
Libur panjang Mei 2026 membawa 35 ribu wisatawan ke Bantul dengan PAD wisata mencapai Rp506 juta, didominasi Pantai Parangtritis.
Tiket konser The Weeknd di Jakarta pada September 2026 resmi sold out dalam kurang dari tiga jam usai diserbu puluhan ribu penggemar.