Warga Ngestiharjo Dibekali Pengetahuan Budi Daya Lele

Wakil Direktur Penerbit Andi, Panuwun, menjelaskan isi buku berjudul Rahasia Sukses Bisnis dan Budi Daya Lele Unggul di Balai Desa Ngestiharjo, Kecamatan Wates, Kamis (11/4/2019).-Harian Jogja - Fahmi Ahmad Burhan
12 April 2019 06:17 WIB Fahmi Ahmad Burhan Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO—Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) Kulonprogo menggelar bedah buku berjudul Rahasia Sukses Bisnis dan Budi Daya Lele Unggul di Balai Desa Ngestiharjo, Kecamatan Wates, Kamis (11/4/2019).

Staf Seksi Pengembangan Minat dan Budaya Baca DPAD DIY Mintardi mengungkapkan potensi masyarakat dalam budi daya lele di Ngestiharjo perlu dikembangkan. Untuk menambah literasi masyarakat, DPAD membuat bedah buku bertema budi daya lele.

“Mengambil tema yang disesuaikan dengan potensi masyarakat. Kebetulan di wilayah Ngestiharjo potensi budi daya ikan lele cukup tinggi. Harapannya masyarakat bisa mengembangkan potensi lele dengan baik,” ujarnya, Kamis.

Kepala Desa Ngestiharjo Nurwidiyanto menuturkan budi daya lele di desanya sudah berlangsung sejak 10 tahun lalu. Adapun, sekarang ini perkembangannya kurang menggembirakan. Alhasil, agenda bedah buku diharapkan menambah motivasi warga untuk membangkitkan lagi budi daya lele di Ngestiharjo.

“Bisa menumbuhkan semangat baru dalam budi daya lele, terutama bagi anak muda. Budi daya lele sangat potensial dan menjadi peluang usaha untuk digarap anak-anak muda di Ngestiharjo,” papar Nurwidiyanto.

Kepala Seksi Produksi Budi Daya Ikan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kulonprogo Wakhid Purwosubiantara mengatakan Kulonprogo menjadi kabupaten dengan produksi lele terbesar se-DIY. Komoditas ikan yang produksinya paling besar di Kulonprogo yaitu ikan lele.

“Lele sudah dianggap jadi komoditas ikan utama di Kulonprogo. Program kami [DKP] yaitu bertujuan mengembangkan dan menstabilkan produksi lele,” paparnya. Pemerintah pun memberikan fasilitas budi daya lele dengan membuat kawasan sentra produksi lele.

Wakhid mengajak apabila masyarakat Ngestiharjo ingin mendapat fasilitas bantuan seperti pembenihan dan fasilitas lainnya dari pemerintah, maka masyarakat bisa membuat kelompok pembudidaya ikan (Pokdakan).

Wakil Direktur Penerbit Andi, Panuwun, menegaskan selain budi daya ikan lele dengan pembesaran, masyarakat bisa juga mengembangkan olahan lele. Dari budi daya ini bisa dikembangkan ke pengolahan lele karena pasarnya sangat besar, apalagi dengan adanya bandara.