IZI DIY Bantu Pelaku Usaha Kecil lewat Lapak Berkah

Sekretaris Dinas Koperasi UMKM Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jogja Tyas Ning Handayani Santi (kiri) dan Kepala IZI DIY, Sutarto (kanan) memotong pita saat peluncuran program Lapak Berkah IZI DIY, di Kantor IZI DIY, Senin (30/4/2019). - Harian Jogja/Lugas Subarkah
29 April 2019 20:07 WIB Lugas Subarkah Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Pengembangan ekonomi masyarakat menjadi salah satu fokus program kerja Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) DIY. Melalui program Lapak Berkah yang baru diluncurkan, Senin (30/4/2019), IZI DIY berupaya terus mengembangkan perekonomian masyarakat.

Kepala IZI DIY, Sutarto mengatakan melalui Lapak Berkah, lembaganya berupaya merangkul para pelaku usaha kecil yang memerlukan bantuan. Wujud dari bantuan tersebut adalah berupa tunjangan modal dan gerobak usaha. "Kami menyesuaikan, kalau gerobak mereka sudah rusak, kami beri gerobak," katanya.

Kali ini, jumlah pelaku usaha yang menerima bantuan dari program Lapak Berkah berjumlah 10 orang yang berasal dari masyarakat Kelurahan Karangwaru, Kecamatan Tegalrejo, Jogja. Sutarto mengatakan setiap periode pencairan bantuan, lembaganya memang mematok kuota 10 orang yang sebelumnya telah diseleksi melalui survei yang dilakukan oleh IZI DIY. “Kali ini adalah angkatan [periode] ke dua. Kami sengaja mengambil dari satu wilayah, agar mudah saat harus dikumpulkan dalam forum,” ucap Sutarto seusai peluncuran Lapak Berkah di Kantor IZI DIY, Senin (30/4/2019).

Selain bantuan modal dan gerobak, para penerima Lapak Berkah juga akan didampingi oleh IZI selama enam bulan. Selama itu, mereka akan dilatih kewirausahaan, khususnya yang terkait dengan pembukuan dan administrasi. "Biar bisa memisahkan mana yang untuk belanja, mana yang harus disimpan," kata Sutarto.

Camat Tegalrejo, Riyanto Tri Nugroho, mengaku sangat senang dengan adanya program Lapak Berkah. Dia berharap dengan program ini bisa memberi manfaat besar bagi masyarakat, khusunya di bidang ekonomi.

Riyanto mengimbau IZI DIY selalu berkoordinasi dengan kelurahan terkait dengan pelaksanaan program. Dengan begitu program tersebut bisa lebih efektif dan merata. "Biar enggak dobel [penerima program bantuan]," katanya.

Salah satu penerima program Lapak Berkah, Muarofah, pun mengaku senang bisa mendapat bantuan dari IZI DIY untuk menjalankan usahanya, yakni soto ayam. “Setiap harinya, saya biasa jualan di daerah Karangwaru Lor [Kecamatan Tegalrejo],” ucap dia.

Dia mengaku menerima kabar soal Lapak Berkah sekitar sebulan lalu dari Ketua RT di rumahnya. Sebelum berjualan soto, ia juga berjualan jajanan pasar. "Semoga dengan Lapak Berkah ini bisa meningkatkan perekonomian keluarga," katanya.