Ramadan, PSK Sarkem Hanya Boleh Layani Tamu Setelah Tarawih

Ilustrasi. - Ist/Okezone
12 Mei 2019 08:27 WIB Newswire Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA- Meski bulan Ramadan, bisnis prostitusi di Pasar Kembang (Sarkem) Jogja tetap beroperasi dengan ketentuan yang telah disepakati bersama.

Perhimpunan Perempuan Perempuan Pekerja Seks Yogyakarta (P3SY) sebelum bulan puasa berembuk bersama kelompok kerja, paguyuban pedagang serta stekholder setempat.

Keputusan yang disepakati, Pekerja Seks Komersial (PSK) hanya diperbolehkan menerima tamu setelah salat tarawih.

"Kalau di bulan puasa, mereka (PSK) on dari habis isya dan sudah di lokasi, kalau bulan puasa mereka on habis tarawih,” kata ketua P3SY Nia V Sabtu (11/05/2019).

Meski sempat mendapat keluhan dari sebagian PSK karena berkurangnya pendapatan akibat waktu operasi lokalisasi yang berubah, hal ini lebih baik daripada menutup secara total kegiatan prostitusi, yang akan berdampak pada mata pencaharian PSK untuk bertahan hidup.

"Kembali lagi, rezekikan tetap Tuhan yang atur. Tapi ya ada banyak yang mengeluh juga untuk penghasilannya menurun dibulan puasa," katanya.

Perempuan yang sekarang berprofesi sebagai pedagang di lokasi lokalisasi ini mengemukakan sebagian besar PSK masih menerima tamu, sisanya memilih berpuasa di kampung halaman.

Lebih lanjut Nia mengatakan untuk kegiatan keagamaan selama bulan puasa P3SY belum mempunyai program sendiri. PSK dipersilahkan mengikuti rutinitas warga.

"Sementara kita ikut warga,” tutupnya.

Sumber : Suara.com