Dituding Lakukan Kriminalisasi Terhadap Dokter Ani Hasibuan, Begini Jawaban Polisi

Kuasa hukum Ani, Amin Fahrudin di Polda Metro Jaya. - Suara.com/Yosea Arga
17 Mei 2019 22:27 WIB Newswire Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Polisi membantah melakukan kriminalisasi terhadap dokter Ani Hasibuan yang kasusnya belakangan viral di media.

Polisi merespon ucapan tim pengacara Dokter spesialis syaraf, Roboah Khairani Hasibuan atau Ani Hasibuan, Amin Fahrudin yang menuding kliennya menjadi target kriminalisasi.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kones Pol Argo Yuwono menegaskan jika pihaknya menangani semua kasus dengan profesional termasuk kasus Ani Hasibuan.

"Polisi bertugas secara profesional saja, tidak ada target apapun," tegas Argo saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat (17/5/2019).

Argo menyakatakan apabila Dokter Ani bukanlah target dari pihaknya. Sebelum melanjutkan lebih jauh polisi bekerja secara profesional sesuai laporan yang masuk.

"Kita melakukan penyelidikan berdasarkan laporan yang masuk. Saat ini kan masih tahap pemeriksaan saksi terlapor. Jika saksi keberatan dengan tuduhannya silakan klarifikasi," paparnya.

Sedianya polisi hari ini melayangkan panggilan kepada Ani. Namun ia tak datang karena sakit. Argo pun mengingatkan kepada Ani untuk datang dalam pemeriksaan untuk membantah tuduhan yang sebagaimana telah dilaporkan.

"Klarifikasi itu kan adalah waktu yang digunakan untuk membela diri dengan bukti-bukti atau dokumen yang ada. Jadi ya silakan saja dokter Ani mengklarifikasi itu," jelas Argo.

Sebelumnya Pengacara Dokter spesialis syaraf, Roboah Khairani Hasibuan atau Ani Hasibuan, Amin Fahrudin menyayangkan kasus yang menimpa kepada kliennya sangat cepatnya naik ke penyidikan. Dia pun menduga kliennya itu menjadi target dan telah dikriminalisasi.

“Kami duga Ibu Ani jadi target,” kata Amin di Mapolda Metro Jaya, sebelumnya.

Sumber : Okezone.com