Mau Dinyalakan Habis Subuh, 15 Petasan Ukuran Jumbo Disita dari Siswa SMP di Bantul

Sejumlah petasan yang berhasil disita oleh Polsek Srandakan pada Minggu (19/5/2019). - Harian Jogja/Kiki Luqmanul Hakim
19 Mei 2019 20:47 WIB Kiki Luqmanul Hakim (ST 16) Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL – Minggu pagi (19/5/2019) Kepolisian Srandakan melancarkan razia petasan di sejumlah wilayah, razia tersebut berlangsung mulai usai subuh hingga pukul 07.00 WIB. Lalu untuk lokasi, aparat menelusuri daerah Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) Pandansimo hingga simpang empat Cangkring, Poncosari.

Kegiatan kali ini dipimpin oleh Kapolsek Srandakan yang bekerja sama dengan Kompol Muryanto serta Kanit Binmas Iptu Sugiyono dan juga Panit Reskrim Iptu Agus Dwi Sasongko dengan melibatkan 15 personel.

“Selain razia petasan kami juga melakukan razia terhadap pemuda yang sering balapan liar, penyalahgunaan narkoba dan juga senjata tajam,” kata Kapolsek Kompol Muryanto ketika ditemui Harianjogja.com, pada Minggu (19/5/2019).

Hasilnya petugas menyita 15 petasan berbagai ukuran, bahkan salah satu petasan ada yang berukuran sama dengan wadah termos air panas yang biasa digunakan di rumah.

Petasan tersebut disita dari seorang pelahar SMP berinisial ADP dan juga seorang lagi berinisial NS yang keduanya adalah warga Desa Triwedadi, Pajangan. Kedua remaja tersebut memang sengaja datang ke area JJLS untuk meledakan petasan usai salat subuh bersama sejumlah rekannya.

“Petasan yang kami sita akan kami musnahkan dengan cara menyiram dengan air hingga petasan tersebut hancur, ini kami lakukan untuk menjaga keselamatan para anggota juga karena jika petasan tersebut terkena panas, tidak menutup kemungkinan bisa meledak,” lanjut Kompol Muryanto.

Kompol Muryanto menyampaikan bahwa pihaknya akan terus melakukan razia sejenis agar terciptanya kondisi tenang dan tentram selama bulan Ramadan hingga hari raya mendatang.