Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Pembina Yayasan Yap Prawirohusodo, KPH Indrokusumo (tengah) memotong tumpeng saat perayaan HUT RS Mata Dr Yap, Minggu (26/5/2019)./Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, JOGJA—Rumah Sakit (RS) Mata Dr Yap genap berusia 96 tahun, Minggu (26/4/2019). Di usia yang hampir seabad, RS Mata Dr. Yap berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan keselamatan pasien.
Ketua Panitia Hari Ulang Tahun (HUT), Paulus Febrianto, mengatakan tema yang diambil dalam HUT kali ini adalah Meningkatkan Budaya Mutu Keselamatan Melalui Pelayanan yang Holistik. Tema tersebut merupakan pengembangan dari tema HUT tahun sebelumnya yang menekankan pada keselamatan pasien.
Dengan tema itu, kata dia, panitia berusaha mengajak seluruh karyawan RS Dr. Yap untuk lebih meningkatkan pelayanan kepada pasien. "Juga melengkapi fasilitas, sehingga masyarakat bisa nyaman berobat di sini," kata dia.
Dalam peringatan HUT kali ini, panitia juga menggelar berbagai kegiatan sosial, diantaranya pemeriksaan mata untuk 51 siswa TK ABA Purbayan, Jogja dan 60 siswa TK An-Nur Jogja pada Maret lalu.
Selain itu ada pula donor darah yang diikuti karyawan RS Mata Dr Yap, yayasan dan pendonor aktif pada April lalu. “Kemudian pembagian bingkisan pada lansia di sekitar RS Mata Dr. Yap, yakni kelurahan Terban pada Selasa [14/5] lalu, dan operasi katarak gratis dengan jadwal mengikuti dokter penanggung jawab,” kata Paulus.
Dia menjelaskan operasi katarak gratis tersebut ditujukan kepada masyarakat yang tidak masuk dalam layanan BPJS, dengan sejumlah persyaratan tertentu. “Lalu karena bertepatan dengan Ramadan, panitia juga menggelar buka bersama di Panti Asuhan Miftahul Hijah,” ucap dia.
Di panti asuhan tersebut, institusinya juga menggelar pemeriksaan mata. Menurut dia anak-anak di panti asuhan jarang periksa ke rumah sakit. Karena itulah RS Mata Dr Yap jemput bola.
Akreditasi
Direktur RS Mata Dr Yap, Eny Tjahjani Permatasari, mengatakan berkat kerja keras tim akreditasi, partisipasi karyawan dan dukungan yayasan, di tahun ke-96 ini RS Mata Dr Yap berhasil meraih Akreditasi Paripurna untuk yang kedua kalinya.
Dia menuturkan proses peningkat mutu terus berlangsung. Salah satu upaya monitoringnya adalah dengan pemverivikasian. Lalu untuk meningkatkan komoetensi karyawan, pihaknya senantiasa mendorong dan memfasilitasi karyawan untuk terus berkembang. "Sesuai visi kami, menjadi pusat pelayanan kesehatan mata profesional," katanya.
Untuk meningkatkan mutu dan mengakomodasi operasional RS yang kompleks, sejak Desember 2018 lalu, dia membentuk unit kerja baru, yakni instalasi teknologi informasi dan instalasi promosi kesehatan RS.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Siswa SRMA 19 Bantul diajak aktif di lingkungan dan mengembangkan kemampuan agar mampu menjadi penggerak sekaligus mengurangi urbanisasi.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta, Eko Suwanto, menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Sertifikat tanah elektronik menghubungkan data pemegang hak dengan NIK dan bidang tanah dengan nomor identifikasi elektronik.
BSU Rp600.000 Oktober 2026 belum diumumkan pemerintah. Simak syarat BSU tahun lalu dan cara cek status melalui situs resmi Kemnaker.
Rumah duka Guruh Soekarnoputra di Jakarta dipadati pelayat dan karangan bunga setelah maestro seni itu wafat pada usia 73 tahun.