2.000 Warga Magelang Tebus Sembako Murah dari PSMTI
Sebanyak 2.000 warga Magelang menebus sembako murah dari PSMTI. Program sosial ini membantu meringankan beban masyarakat di tengah tekanan ekonomi.
Ilustrasi PNS/JIBI
Harianjogja.com, JOGJA- Pemerintah Kota Jogja mengundang aparatur sipil negara (ASN) dari luar daerah yang pulang kampung ke Jogja dan sekitarnya untuk ikut upacara Hari Lahir Pancasila di Balai Kota Jogja.
Kepala Bagian Humas dan Informasi Kota Jogja, Ig. Tri Hastono mengungkapkan hal tersebut sesuai instruksi Wali Kota Jogja, Haryadi Suyuti yang dikeluarkan pada Kamis (30/5/2019).
"Pemkot Jogja mengundang dan menyediakan tempat bagi ASN yang sudah mudik ke Jogja dan sekitarnya untuk ikut upacara bersama Pemkot Jogja di Balai Kota Jogja, Sabtu 1 Juni 2019 pukul 07.30 WIB," katanya, kepada Harianjogja.com, Jumat (31/5/2019).
Undangan tersebut, katanya, bertujuan memfasilitasi para ASN yang sudah mudik ke Jogja dan sekitarnya agar mereka tetap bisa memperingati hari lahir Pancasila. Bahkan, menurutnya, undangan ini tidak hanya untuk ASN maupun PNS saja, tetapi juga masyarakat umum.
Masyarakat umum boleh ikut upacara jika ingin ikut berpartisipasi. Pemkot Jogja pun akan memberikan sebanyak yang dibutuhkan. Jika jumlah peserta tambahan ini memungkinkan masuk ke barisan, maka mereka akan dimasukkan ke barisan bersama peserta lain.
Namun, jika peserta tambahan ini jumlahnya banyak, maka nanti akan dibuatkan satu barisan khusus. "Kami akan menyesuaikan, nanti kami lihat jumlahnya berapa. Tapi berapapun kami siap menyediakan tempat," jelasnya.
Peserta upacara, katanya, akan mengenakan pakaian seragam Korpri. Namun, pihaknya juga akan memaklumi jika nantinya peserta tambahan dari pemudik tidak membawa seragam tersebut. Mereka diminta memakai pakaian terang dan bawahan gelap.
Hingga Jumat sore, menurutnya sudah ada dua PNS yang mengkonfirmasi akan ikut upacara di Pemkot Jogja. Mereka adalah PNS Kementerian Lingkungan Hidup.
Pada peserta tambahan ini, Pemkot Jogja menurutnya tidak akan memberikan fasilitas khusus. "Mengikuti upacara Hari Lahir Pancasila adalah kesadaran dari tiap-tiap individu. Tidak perlu ada embel-embel tambahan untuk menarik minat mereka untuk ikut," jelas Tri.
Lebih lanjut, ia juga mengaku akan memaklumi ASN di lingkungan Pemkot Jogja yang akan mengikuti upacara di luar Balai Kota karena sudah mudik. "Untuk mudik, mereka tentu sudah mempersiapkan sejak jauh hari seperti pesan tiket. Adapun untuk upacara, mereka tetap bisa ikut dengan kemudahan untuk bisa mengikuti di tempat lain," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 2.000 warga Magelang menebus sembako murah dari PSMTI. Program sosial ini membantu meringankan beban masyarakat di tengah tekanan ekonomi.
Syarat membuat akta kematian meliputi surat kematian, KK, identitas pelapor, hingga formulir. Simak cara dan ketentuan pengurusannya.
Suyudi Ario Seto mengusung doktrin Polisi Bersama Masyarakat dan memaparkan agenda 100 hari pertama dalam uji kelayakan calon Kapolri di DPR.
Tarif tambahan US$100 bagi turis asing di Grand Canyon digugat perusahaan tur Arizona. Simak alasan gugatan dan aturan NPS.
Turis asing bisa mendapatkan tiket Shinkansen gratis ke Kagoshima. Simak syarat, cara klaim, negara peserta, dan periode promonya.
Klasemen Asian Games 2026 berubah setelah Nurisa Dian meraih emas. Indonesia kini mengoleksi 5 emas, 7 perak, dan 20 perunggu.