Jalan Penghubung di Nanggulan Ambrol, Aktivitas Lebaran Warga Terganggu

Muji Hartono warga Dusun Lengkong Desa Donomulyo, Kecamatan Nanggulan, Kabupaten Kulonprogo, Yogyakarta saat menunjukkan kerusakan pada sebuah jalan penghubung di dusunnya, Rabu (5/6/2019). - Harian Jogja/ Hafit Yudi Suprobo.
05 Juni 2019 17:57 WIB Hafit Yudi Suprobo Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, NANGGULAN--Sebuah jalan penghubung yang ada di Dusun Lengkong, Desa Donomulyo, Kecamatan Nanggulan, Kabupaten Kulonprogo mengalami ambrol di salah satu sisinya. Hal tersebut membuat aktifitas warga terganggu khususnya menghadapi momen lebaran 1440 hijriah ini.

Warga Dusun Lengkong, Muji Hartono, 76, mengatakan jika jalan penghubung yang berada di atas saluran air irigasi itu awalnya baik baik saja. Namun, ketika ada sebuah truk lumayan besar yang melewatinya beberapa waktu lalu akhirnya jalan tersebut mengalami ambrol di salah satu sisinya. "Padahal sudah saya pasangi rambu rambu sementara agar tidak dilewati kendaraan berat, namun si sopir membandel dan tetap melewati jalan tersebut," kata Muji kepada Harian Jogja, Rabu (5/6/2019).

Dia mengatakan, jika jalan tersebut sebenarnya ia dan teman-temannya yang memprakarsai dulu pada tahun 80-an. "Namun akhirnya dibuat saluran irigasi di bawahnya, akhirnya menjadi sebuah jembatan kecil," ungkapnya.

Muji mengaku sudah melaporkan hal tersebut kepada ketua RT setempat dan laporannya sudah dilimpahkan ke kepala dusun. "Dari kepala dusun ke pihak Pemkab, namun sampai hari ini belum ada respons atau perbaikan," katanya.

Dia mengatakan, warga sendiri sesungguhnya rela bergotong royong untuk memperbaiki kerusakan di jembatan yang memang cukup vital dalam memangkas waktu warga ketika pulang bertani dan bersilaturahmi dengan tetangga. "Kami rela kerja bakti untuk memperbaikinya, namun kami kekurangan sumber material perbaikan jalan tersebut," terangnya.

Muji mengharapkan agar SKPD terkait yang ada di Pemerintah Kabupaten Kulonprogo dapat menindaklanjuti kerusakan tersebut agar segera dilakukan perbaikan karena memang keberadaannya yang cukup vital bagi warga setempat.