Ikut Cari Mantan Pemain PSS yang Hilang di Laut Selatan, Tim SAR Sisir Pantai Trisik

Sejumlah wisatawan tengah berekreasi di Pantai Trisik, Kecamatan Galur, Rabu (12/6/2019). - Harian Jogja/Jalu Rahman Dewantara
21 Juni 2019 16:47 WIB Jalu Rahman Dewantara Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO-- Personil Satlinmas Rescue Istimewa (SRI) Wilayah V Kulonprogo diterjunkan dalam pencarian korban hilang di Pantai Baru, Kabupaten Bantul. Mereka melakukan patroli di kawasan Pantai Trisik, Kecamatan Galur dan sekitarnya guna mengantisipasi kemungkinan ditemukannya korban di area tersebut.

Koordinator SRI Wilayah V Kulonprogo, Aris Widiatmoko mengatakan patroli ini dilakukan sejak Kamis sore, atau beberapa jam usai terjadinya laka laut di Pantai Baru. Dalam patroli, pihaknya menyiapkan sejumlah peralatan pertolongan.

"Biasanya kalau ada laka [Kecelakaan Laut] di Bantul kadang mendarat di wilayah V, untuk itu kami sudah siapkan kantong mayat, sarung tangan, dan masker di tas masing masing," ucapnya, Jumat (21/6/2019).

Bagi petugas SRI yang sedang lepas piket, telah diinstruksikan untuk selalu mengikuti perkembangan dan siap meluncur membantu apabila korban ditemukan di wilayah V.

Diberitakan sebelumnya, sebanyak lima wisatawan terseret ombak di Pantai Baru, Bantul, Kamis siang. Dua orang di antaranya yakni eks pemain PSS dan Persis Solo, Ferry Anto Dwi Saputro, 35 dan anaknya Freya Fajtina Dwi yang berusia tujuh tahun masih dalam pencarian.

Peristiwa itu bermula saat Freya, Felicia Shafira, 12, serta dua keponakan Ferry, yakni Afdal Firmansyah, 11, dan Ai Rohima sedang bermain air di bibir pantai. Namun, tiba-tiba ombak besar datang dan menggulung keempatnya.

Ferry yang ada di lokasi langsung menolong, disusul sejumlah anggota Tim Search adn Rescue (SAR) Wilayah 4 Bantul, dan beberapa warga yang berada di sekitar pantai. Usaha itu berhasil menarik dan melempar anak pertamanya Felicia. Tim SAR juga berhasil menolong dua korban lainnya. Namun nahas saat meraih anak bungsunya, Ferry justru ikut terseret ombak.