CFD Gunungkidul Pindah ke Jalan Agus Salim, Ini Alasannya
CFD Gunungkidul resmi pindah ke Jalan Agus Salim. Lokasi baru dinilai lebih luas, tertata, nyaman, dan ramai pengunjung.
Ilustrasi kemarau di ladang pertanian/Bisnis Indonesia-Rachman
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Gunungkidul berencana mengirimkan 20 petugas untuk mengikuti pelatihan sekolah iklim yang diselenggarakan BMKG DIY. Harapannya dengan pelatihan ini upaya menghadapi anomali cuaca bisa efektif dilakukan sehingga petani tidak merasakan dampaknya
Kepala DPP Gunungkidul, Bambang Wisnu Broto, mengatakan saat ini terjadi anomali cuaca. Hal ini terihat sejak akhir tahun lalu di mana musim hujan datang terlambat dan musim kemarau datang lebih cepat.
Kondisi ini berdampak terhadap lahan pertanian di Gunungkidul. DPP mendata hingga saat ini ada 400 hektare lahan yang mengalami kekeringan akibat terjadinya anomali cuaca. “Ada 10 kecamatan yang lahan pertaniannya mengering karena musim kemarau datang lebih cepat,” kata Bambang kepada wartawan, Jumat (21/6/2019).
Dia menjelaskan kejadian lahan mengering di masa tanam kedua harus dijadikan pelajaran bersama. Salah satu upaya yang dilakukan dengan mengirimkan 20 petugas untuk mengikuti pelatihan sekolah iklim yang diselenggarakan oleh BMKG DIY. “Rencananya sekolah iklim dilaksanakan selama tiga hari mulai Selasa [25/6/2019] hingga Kamis [27/6/2019],” tuturnya.
Mantan Kepala Dinas Kehutananan dan Perkebunan ini berharap dengan pelatihan ini petugas lapangan bisa mengetahui tanda-tanda dan cara antisipasi saat terjadi anomali cuaca. Ilmu yang didapatkan ini juga bisa diinformasikan kepada petani sehingga tidak mengalami kerugian akibat adanya perubahan iklim secara cepat. “Selain antisipasi melalui sekolah iklim kami juga mendorong petani untuk ikut asuransi pertanian. Jadi, saat terjadi kegagalan panen bisa mendapatkan ganti rugi,” katanya.
Kepala Bidang Tanaman Pangan DPP Gunungkidul, Raharjo Yuwono, mengatakan minat petani untuk ikut dalam asuransi tani masih sangat rendah. “Sebagai contoh di 2018 tidak ada satu pun petani yang ikut dalam program asuransi pertanian,” katanya.
Menurut dia, DPP terus melakukan sosialisasi terkait dengan partisipasi asuransi pertanian kepada masyarakat. “Ada persyaratan agar petani mau ikut asuransi pertanian, salah satunya luas lahan minimal satu hektare. Tapi kami akan terus sosialisasikan sehingga warga mau ikut berpartisipasi,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
CFD Gunungkidul resmi pindah ke Jalan Agus Salim. Lokasi baru dinilai lebih luas, tertata, nyaman, dan ramai pengunjung.
Mediasi tambang CV BKS dan warga Padukuhan Karang Kulon Progo menghasilkan titik temu. Pemda DIY menjelaskan legalitas perizinan.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo hari ini 30 September 2026, lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 30 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan, kedatangan tiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Dokter Yoga Yuniadi meluruskan anggapan obat hipertensi menyebabkan ginjal rusak dan menjelaskan pentingnya menjaga tekanan darah tetap terkendali.
Kuota LPG 3 kg 2027 dipangkas menjadi 8 juta ton. Pemerintah menyiapkan CNG, jargas, dan kompor listrik sebagai energi alternatif.