PBB Gunungkidul Tembus Rp23,4 Miliar, 55 Kalurahan Dapat Apresiasi
Pemkab Gunungkidul memberi penghargaan kepada 55 kalurahan yang melunasi PBB-P2 sebelum jatuh tempo. Simak target dan realisasinya.
Kondisi luweng yang ada di Dusun Ngasem, Desa Tepus, Kecamatan Tepus, Jumat (7/9/2018)./Harian Jogja
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul mengajukan tambahan anggaran Rp7 miliar didalam penyusunan APBD Perubahan 2025. Tabahan anggaran, salah satunya dipergunakan untuk revitalisasi atau normalisasi luweng di Kapanewon Tepus dan Semanu.
Kepal DPUPRKP Gunungkidul, Rakhmadian Wijayanto mengatakan, didalam APBD 2025 memiliki pagu anggaran sebesar Rp45 miliar untuk program infrastruktur seperti pemeliharaan jalan dan paket pembangunan lainnya. Selain itu, juga ada Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp25 miliar untuk mendukung program ketahanan pangan.
“Sudah ada alokasinya masing-masing dan sudah ada yang berjalan programnya,” kata Rakhmadian, Jumat (18/7/2025).
BACA JUGA: Antisipasi Beras Oplosan, Wali Kota Jogja Imbau Warga Beli di Kios Segoro Amarto
Dia menjelaskan, didalam penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) Perubahan 2025, meminta tambahan alokasi ke Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). Tambahan yang diajukan sebesar Rp7 miliar, rencannaya dipergunakan pembiayaan sejumlah program.
Salah satunya untuk merevitalisasi luweng di Kapanewon Tepus dan Semanu. Luweng ini, kata Rakmadian, menjadi salah satu drainanse pembuangan air hujan dan dikarenakan tersumbat seringkali menimbulkan genangan air hingga banjir.
“Makanya butuh direvitalisasi agar berfungsi dengan normal,” ungkapnya.
Revitalisasi yang dilakukan meliputi beberapa kegiatan seperti pembersihan sampah di mulut luweng. Selanjutnya, juga ada rencana memasang pelindung bagian atas dan penyaringan sehingga sampah dapat tersaring sehingga tidak menutupi area luweng.
“Mudah-mudahan tambahan anggaran ini dapat disetujui,” katanya.
BACA JUGA: 6.000 KK di DIY Dicoret dari Penerima Bantuan Pangan Beras 10 Kg
Meski demikian, Rakhmadian memastikan bahwa tambahan tidak hanya untuk revitalisasi luweng. Pasalnya, juga ada program lain seperti pengerukan sedimentasi di aliran sungai Besole di Kota Wonosari dan perbaikan talut yang jebol di beberapa kapanewon.
“Jadi tambahan Rp7 miliar, bukan hanya untuk revitalisasi luweng saja, tapi juga untuk pengerukan sedimentasi sungai dan lainnya,” katanya.
Lurah Pacarejo, Suhadi mengatakan, pihaknya sudah membuat rencana normalisasi Luweng Gunungringin. Upaya koordinasi di internal kalurahan maupun laporan ke Pemkab Gunungkidul juga sudah dilakukan agar normalisasi segera terealisasi.
“Kami sudah matur ke Bupati, Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman hingga Dinas Lingkungan Hidup agar ikut berperan dalam upaya normalisasi luweng,” katanya.
Suhadi menjelaskan, keberadaan luweng sangat vital saat musim hujan. Pasalnya, luweng bisa berperan sebagai saluran pembuangan air hujan.
Hingga saat ini, ia mengakui kondisi Luweng Gunungringin sudah mulai mampet karena sedimentasi tanah. Fungsi pembuangan pun sudah terganggu karena sering mengakibatkan terjadinya genangan saat hujan dengan intesitas yang tinggi.
“Belum sampai ke rumah warga dampaknya, tapi sudah ada lahan yang tergenang karena mampetnya Luweng Gunungringin. Jadi, harus segera dinormalisasi sebagai upaya antisipasi agar tidak terjadi banjir,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul memberi penghargaan kepada 55 kalurahan yang melunasi PBB-P2 sebelum jatuh tempo. Simak target dan realisasinya.
Konsumsi kafein berlebihan dapat memicu gangguan tidur, jantung berdebar, kecemasan, hingga keracunan. Kenali 12 efek sampingnya.
Céline Dion meraup US$125,5 juta dari 16 konser di Paris. Setelah comeback usai vakum panjang, ia dijadwalkan kembali tampil pada Mei 2027.
WhatsApp gagal mencadangkan chat? Simak 10 cara mengatasi masalah backup di Android dan iPhone, mulai dari memeriksa koneksi hingga pengaturan iCloud.
Inter Milan dan AC Milan memperkenalkan Generali Stadium senilai Rp24 triliun. Stadion berkapasitas 71.500 penonton ditargetkan beroperasi pada 2031.
Fiorentina bermain imbang 2-2 melawan Atalanta pada pekan kesembilan Serie A. Hasil ini membuat La Viola masih tertahan di zona degradasi.