Grand Opening Sleman City Hall, Sultan Ingatkan Kontribusi untuk Masyarakat

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X (kanan) dan Direktur Utama Direktur Utama PT Garuda Mitra Sejati Sukeno saat melakukan pemotongan pita menandai Grand Opening Sleman City Hall, Jumat (21/6/2019). - Harian Jogja/Hafit Yudi Suprobo
22 Juni 2019 10:57 WIB Hafit Yudi Suprobo Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN--Sleman City Hall (SCH) resmi menggelar grand opening pada Jumat malam (21/6/2019). Acara grand opening pertama kali dilaksanakan di Jalan Magelang tepat di depan Plaza Mall yang berlokasi di Jalan Magelang KM 9,6 No.18 Pedukuhan, Jl. Gito Gati Desa, Penggung, Tridadi, Kec. Sleman, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Sri Sultan HB X berkesempatan untuk membuka acara grand opening mall dengan melakukan pemukulan gong, penandatanganan batu prasasti, dan pemotongan pita yang dilakukan bersama Wakil Bupati Sleman Sri Muslimatun dan Direktur Utama PT Garuda Mitra Sejati, Sukeno di Plaza Mall SCH yang juga berlokasi berdekatan dengan pusat pemerintahan Kabupaten Sleman.

Acara grand opening dipusatkan di area depan mall tepatnya di Jalan Magelang persis di depan Sleman City Hall yang menghadap Lapangan Denggung. Para tamu dihibur dengan tarian khas dari Pesona Sembada dan Jember Fashion Festival (JFF). Alunan musik dan gerakan penari serta paduan busana yang unik mengawali rangkaian acara pada malam itu.

Penampilan video mapping dari Anne Avantie Production House di depan SCH juga mampu membuat para penonton dan tamu hadirin berdecak kagum tak lupa dihadirkan. Pameran kembang api dari atas Mall paling anyar di Kabupaten Sleman ini juga membuat pengunjung dan para tamu takjub.

Komisaris PT Garuda Mitra Sejati, KGPH Hadiwinoto, mengatakan SCH menjadi pusat perbelanjaan kedua yang dikelola oleh PT Garuda Mitra Sejati.

Menurutnya, kehadiran mall tesebut merupakan bukti konkret yang dilakukan pihaknya untuk menumbuhkembangkan perekonomian daerah.

KGPH Hadiwinoto juga mengucapkan rasa terimakasih atas kepercayaan para tenant yang terlibat dan bekerjasama untuk mengembangkan usaha dalam pengelolaan pusat perbelanjaan.

"Kami mohon doa restu semoga Garuda Mitra Sejati tetap berkembang dan bertumbuh dengan baik," ujarnya.

Sri Sultan HB X mengatakan, permintaan kebutuhan yang semakin tinggi menjadikan bisnis ritel menjadi sangat potensial terutama di DIY. Keberadaan ritel modern menjadi sarana penjualan produk yang diharapkan konsumen dengan berbagai fasilitas pendukungnya.

"Harapan kami momen ini menjadi titik tolak dan bisa berkontribusi kepada masyarakat dan sosial. Dengan demikian tema yang diangkat yakni Sleman dari mata turun ke hati akan relevan dan nyata," tutup Sultan.

Selepas pemukulan gong dan pengguntingan pita peresmian grand opening SCH para tamu undangan beriringan memasuki Kamala Ballroom yang berkapasitas kurang lebih 5.000 orang untuk menyaksikan sajian teatrikal musikal dan fashion show dari Anne Avantie.

Gelaran fashion show dari Anne Avantie tersebut menampilkan karya yang mengangkat budaya batik khas asal Sleman yakni kain batik Parijotho.

Busana-busana khas itu dikenakan oleh sejumlah Puteri Indonesia 2019. Disamping itu, perayaan grand opening SCH yang mengangkat tema 'Dari Mata Turun ke Hati' juga dihadiri oleh sederet artis dan bintang tamu lain.

Sejumlah tamu penting ikut menyaksikan kemeriahan acara pada malam ini. Gubernur DIY Sri Sultan HB X beserta istrinya GKR Hemas, Direktur Utama PT Garuda Mitra Sejati Sukeno, Kapolda DIY, Irjen Pol Ahmad Dofiri, Danrem 072/Pamungkas Brigjen TNI Muhammad Zamroni, Wabup Sleman Sri Muslimatun, dan sejumlah tamu undangan lain.