RS Panti Rapih Resmikan Gedung Baru

Gubernur DIY Sri Sultan HB X didampingi Uskup Agung Semarang Mgr Robertus Rubiyatmoko (tiga dari kiri) dan jajaran manajemen RS Panti Rapih, menandatangani prasasti saat peresmian Gedung Borromeus, Sabtu (29/6/2019). - Harian Jogja/Yogi Anugrah
29 Juni 2019 23:17 WIB Yogi Anugrah Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA- RS Panti Rapih Jogja meresmikan Gedung Instalasi Rawat Jalan Terpadu yang dinamai Gedung Borromeus, di auditorium lantai 6 gedung tersebut, Sabtu (29/6/2019). Gedung baru ini dibangun guna meningkatkan layanan kesehatan bagi masyarakat.

Ketua Umum Pengurus Yayasan Panti Rapih, Tarcicius Hani Handoko, mengatakan sebelumnya Instalasi Rawat Jalan RS Panti Rapih terletak di Jalan Cik Di Tiro yang terdiri dari tiga lantai dan dibangun di lahan seluas 2.280 meter persegi.

“Dengan terus meningkatnya jumlah kunjungan pasien setiap hari, kondisi gedung tersebut untuk saat ini dirasa sudah tidak mencukupi untuk pelayanan kesehatan,” kata dia di sela pemberkatan dan peresmian Gedung Borromeus, Sabtu.

RS Panti Rapih kata dia mengembangkan diri dalam segala aspek, terutama sumber daya manusia, fasilitas, dan sarana bangunan.

“Pembangunan Gedung Borromeus dilakukan sejak 2017 dan selesai pada 2019, hal ini menunjukkan bahwa RS Panti Rapih terus berkomitmen memberikan layanan terbaik,” ujar dia. Gedung Borromeus yang baru ini terletak di Jalan Colombo dan terdiri dari enam lantai serta tiga basement untuk parkir, dibangun di lahan seluas 30.895 meter persegi.

Gedung ini didukung oleh tim medis profesional dengan produk layanan yang inovatif, penerapan teknologi terkini di bidang kesehatan serta infrastruktur yang menawarkan kelengkapan dan kenyamanan fasilitas.

Gubernur DIY Sri Sultan HB X secara simbolis meresmikan gedung melalui penandatanganan prasasti. Sultan berharap di usia RS Panti Rapih yang genap 90 tahun pada 2019 ini bisa semakin meningkatkan pelayanan kepada pasien atau masyarakat, meningkatkan mutu pelayanan dan keahlian spesialis, serta meningkatkan kerja sama tim sebagai bagian tata kelola rumah sakit.

“Dengan penerapan teknologi terkini di bidang kesehatan dan kualitas dokter, masyarakat tidak perlu lagi berobat ke luar negeri, karena rumah sakit di dalam negeri sudah berkualitas. RS Panti Rapih juga memperoleh sertifikat Akreditasi Paripurna dari Komisi Akreditas Rumah Sakit,” kata Sri Sultan HB X.

Sebelum acara peresmian gedung tersebut, jajaran manajemen RS Panti Rapih telah mengadakan tradisi kenduri bersama warga di sekitar rumah sakit pada Jumat (28/6), sebagai ungkapan syukur atas selesainya pembangunan gedung baru tersebut. (Yogi Anugrah)