Mulai Berangkat 13 Juli, Calon Haji dari DIY Diingatkan tentang Suhu Panas Ekstrem di Saudi

Ibadah haji. - REUTERS/Ammar Awad
02 Juli 2019 23:17 WIB Abdul Hamied Razak Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Calon jemaah haji (calhaj) asal DIY akan berangkat ke Tanah Suci mulai 13 Juli dari Embarkasi Solo. Suhu udara di Arab Saudi yang diperkirakan mencapai 42 hingga 50 derajat Celsius menjadi tantangan bagi para calon jamaah haji.

Kepala Bidang Pelayanan Haji dan Umrah Kemenag DIY Sigit Warsito berharap agar para calhaj asal DIY selalu mengikuti arahan dari para petugas pelayanan ibadah haji. Dia juga mengingatkan agar calhaj selalu menggunakan alat pelindung diri (APD) selama menunaikan ibadah haji karena cuaca panas akan melanda Arab Saudi.

“Selalu gunakan APD, mulai masker yang selalu basah, alas kaki dan kelengkapan lainnya. Minum setiap 10 menit tiga teguk, kulit diolesi krim atau pelembap,” katanya kepada Harian Jogja, Selasa (2/7).

Sigit mengharapkan para calhaj untuk tidak terlalu sering mandi. Kalaupun mandi, katanya, dianjurkan untuk menggunakan sabun bayi. “Untuk menjaga tubuh tetap sehat, calhaj juga dianjurkan untuk banyak makan buah seperti pisang, apel, jeruk, kurma.”

Calon haji asal DIY sebanyak 3.527 orang. Jumlah tersebut belum termasuk 25 petugas. Para calhaj asal DIY dibagi dalam sembilan kelompok terbang (kloter). Mereka akan diangkut pesawat Garuda Indonesia dengan kode penerbangan GA 6121-6129 (lihat grafis). “Kloter pertama berangkat tanggal 13 Juli dan kloter terakhir 16 Juli, langsung menuju Madinah. Tiba kembali ke Tanah Air dari Jeddah mulai 24 Agustus hingga 27 Agustus,” kata Sigit.