Ini Dia Konsep TMMD yang Disiapkan Kodim Jogja Tahun Ini

Dandim 0734/Kota Jogja Letkol Inf Wiyata Sempana Aji (dua dari kiri) menerima cindera mata yang diserahkan oleh Pemimpin Redaksi Harian Jogja Anton Wahyu Prihartono (dua dari kanan), Selasa (2/7/2019) malam. - Harian Jogja/Yogi Anugrah
04 Juli 2019 14:12 WIB Yogi Anugrah Jogja Share :

Harianjogja.com, SLEMAN—Kodim 0734/Kota Jogja akan menggelar TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) di Sorosutan, Kecamatan Umbulharjo pada pekan kedua Juli nanti. Selain kegiatan fisik, TMMD pada tahun ini juga akan diperbanyak dengan kegiatan nonfisik.

Komandan Kodim (Dandim) 0734/Kota Jogja Letkol Inf Wiyata Sempana Aji mengatakan pada TMMD sebelumnya, kegiatan didominasi penuh dengan kegiatan fisik seperti rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni, perbaikan jalan, maupun perbaikan-perbaikan lainnya.

“Sedangkan kegiatan nonfisik hanya satu kali dalam sebulan gelaran TMMD tersebut yang dirasa kurang. Jadi kami inginnya pada tahun ini kegiatan nonfisik pada TMMD itu diperbanyak,” kata Dandim saat menerima kunjungan Pemimpin Redaksi Harian Jogja di Markas Kodim 0734/Kota Jogja, Selasa (2/7/2019) malam.

Kegiatan nonfisik tersebut, kata dia, antara lain bisa diisi dengan penyuluhan, lokakarya, maupun kegiatan-kegiatan kesenian. Saat ini, kata Dandim, Kodim 0734/Kota Jogja juga sedang berkomunikasi dengan komunitas-komunitas yang nantinya bisa mengisi dalam kegiatan non fisik tersebut.

“Selain itu, kami juga sedang berkoordinasi dengan dinas terkait untuk nantinya, sepekan sekali dalam diadakan nonton bareng film-film sejarah,” ucap dia.

Dengan begitu, dia berharap, dalam sebulan pelaksanaan TMMD, masyarakat juga bisa mendapat efek yang terasa dan ilmu yang nantinya bisa berguna. “Seperti Ramadan, jadi dalam sebulan itu inginnya kegiatan penuh dan tentunya bermanfaat bagi masyarakat,” kata Dandim.

Pemimpin Redaksi Harian Jogja, Anton Wahyu Prihartono mengatakan, Harian Jogja siap berkolaborasi dalam memberikan informasi kepada masyatakat terkait dengan kegiatan TMMD tersebut. “Apalagi kegiatan-kegiatan yang positif bagi masyarakat, tentu eman-eman kalau tidak diberitakan kepada khalayak,” ucap Anton.