Simulasi Bencana di Kepatihan Tingkatkan Kesiapsiagaan Penyelamatan
Pemda DIY gelar simulasi bencana gempa di Kompleks Kepatihan untuk tingkatkan kesiapsiagaan. ASN dilatih penyelamatan diri dan penanganan darurat di Yogyakarta.
Sejumlah pekerja mengerjakan renovasi Pasty untuk buka malam pada Agustus mendatang, Selasa (2/7/2019). /Harian Jogja-Lugas Subarkah.
Harianjogja.com, JOGJA--Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja merencanakan akan membuka Pasar Satwa dan Tanaman Hias Yogyakarta (Pasty) sisi barat sampai malam. Di sana akan diisi berbagai jajanan kuliner kekinian dan event reguler.
Pasar yang berlokasi di Kelurahan Gedongkiwo, Kecamatan Mantrijeron ini akan disulap menjadi titik keramaian dan pengembangan ekonomi Kota Jogja bagian selatan.
Sejumlah pedagang menyambut positif rencana ini. Salah satunya Ismoyo, pedagang ikan. Kepada Harian Jogja, Selasa (2/7/2019), Ia mengingkapkan telah berjualan ikan hias di Pasty sejak pasar itu pertama kali dibuka, sekitar tujuh tahun lalu.
Beberapa ikan koleksinya seperti koi, arwana, discus, ikan sumatera dan ikan hias lainnya. Menurutnya, pemebeli justru banyak yang datang pada waktu sore, menjelang pasar tutup. "Jam 5 itu malah banyak yang datang, jadi dilema juga mau tutup," katanya.
Sebab itu ia mendukung jika memang Pasty akan buka sampai malam. Hanya saja beberapa fasilitas mesti ditambahkan seperti penerangan dan keamanan. "Kalau sampai malam konsekwensi trantib juga harus bisa difasilitasi," ujarnya.
Pedagang lainnya, Ali, mengaku siap jika membuka kiosnya sampai malam, mengikuti jadwal Pasty. Ali menjual berbagai macam pernak-pernik aksesoris ikan hias seperti akuarium, pakan ikan, filter, lampu akuarium dan lainnya.
Ia telah berjualan aksesoris akuarium sejak 22 tahun yang lalu, saat pasar hewan masih bertempat di ngasem. Menurutnya, rencana buka sampai malam sangat bagus, tapi fasilitas penerangan dan keamanan masih perlu ditambahkan.
Ia mengatakan jika malam hari daerah Pasty terlihat sangat gelap. Lampu hanya menyala di beberapa titik, sehingga tidak bisa menarik perhatian pengunjung. "Kalau fasilitas sudah mendukung ya kami siap," ujarnya.
Kepala UPT Pasty, Bakoh Tupon Langkir Hadi, mengatakan saat ini Pasty sudah dalam proses mempersiapkan sarana-prasarana seperti lampu, pengeras suara, bangku dan panggung. Ia menargetkan pertengahan Juli 2019 semuanya sudah selesai. "Agustus kemungkinan sudah bisa dilaunching," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemda DIY gelar simulasi bencana gempa di Kompleks Kepatihan untuk tingkatkan kesiapsiagaan. ASN dilatih penyelamatan diri dan penanganan darurat di Yogyakarta.
Pameran FSMR ISI Jogja di Galeri Pandeng tampilkan karya seni media rekam tentang realitas sosial dan dampak AI terhadap manusia.
Kasus Minyakita bau minyak tanah di Wonogiri diselidiki polisi. Berikut kronologi lengkap, mulai keluhan warga hingga uji sampel BPOM Solo.
Cek jadwal KRL Solo-Jogja Selasa 23 Juni 2026 dari Palur hingga Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 per perjalanan.
Bangkok United resmi melepas Pratama Arhan usai kontrak berakhir. Bek Timnas Indonesia itu catat 15 laga di musim terakhirnya.
Cek jadwal KRL Jogja-Solo Selasa 23 Juni 2026 dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 per perjalanan.