Kunjungan ke Kedung Pedut Capai 900 Orang

Wisatawan berenang di objek wisata air terjun Kedung Pedut, Desa Jatimulyo, Kecamatan Girimulyo, Sabtu (6/7/2019).-Harian Jogja - Fahmi Ahmad Burhan
08 Juli 2019 07:37 WIB Fahmi Ahmad Burhan Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO—Selama libur sekolah, objek wisata air terjun Kedung Pedut di Desa Jatimulyo, Kecamatan Girimulyo ramai dikunjungi wisatawan. Rata-rata dalam seharinya bisa sampai 900 orang berkunjung.

Sekretaris pengelola objek wisata air terjun Kedung Pedut, Septiantoro, mengatakan sejak lima hari pascalebaran, kunjungan wisatawan ke Kedung Pedut sempat sepi namun kini saat libur sekolah, banyak keluarga yang memilih berwisata di Kedung Pedut.

“Saat libur sekolah ini makin ke sini makin ramai. Peningkatannya sekitar 70 persen dari hari biasanya atau bisa sampai 900 orang dalam seharinya,” paparnya, Sabtu (6/7/2019). Meski demikian, jumlah kunjungan saat libur Lebaran lalu lebih banyak ketimbang libur sekolah.

Saat libur Lebaran lalu, peningkatan jumlah kunjungan bisa sampai 100%. Namun, waktu libur Lebaran tahun ini singkat. Setelah lima hari, sudah mulai sepi lagi. Septiantoro memaparkan saat libur sekolah kebanyakan yang berkunjung merupakan keluarga yang membawa anak-anaknya.

Pada hari biasanya, paling banyak yang berkunjung yaitu remaja. Tidak hanya warga lokal, banyak warga luar terutama dari wilayah Jawa Timur yang berkunjung ke Kedung Pedut. Pada Maret lalu, saat cuaca sedang ekstrem, objek wisata Kedung Pedut sempat terkena longsor yang membuat sejumlah jembatan dan gazebo rusak.

Pengelola menutup sementara Kedung Pedut untuk dilakukan perbaikan dan pada bulan puasa lalu kembali membukanya. Kini, pengelola tidak hanya menawarkan wisata air saja, tapi juga ada aktivitas luar ruang dan wisata edukasi di Bukit Kembang Sebantung yang lokasinya persis berada di bawah Kedung Pedut.

Wisatawan tidak hanya datang dari keluarga yang liburan saat libur sekolah saja tetapi juga ada dari mahasiswa yang bertepatan dengan libur kuliah. Salah satu wisatawan, Aprilia Salwa, mengaku sengaja berkunjung ke Kedung Pedut karena masih libur kuliah.

“Perginya bersama rombongan. Bagus, di sini [Kedung Pedut] ada wahananya, ada air terjun dan bisa renang. Airnya biru, jadinya bagus,” tuturnya.