Kecelakaan Maut di Ringroad Wonosari, 2 Pemotor Meninggal
Adu banteng terjadi di Ringroad Wonosari, Gunungkidul. Dua pemotor tewas di lokasi setelah sepeda motor mereka bertabrakan.
Ilustrasi saluran irigasi. /Solopos/Burhan Aris Nugraha
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul mendata hingga saat ini masih ada jaringan irigasi untuk pertanian yang rusak. Untuk perbaikan, Pemkab mengalokasikan anggaran Rp6,3 miliar.
Kepala Bidang Pengairan DPUPRKP Gunungkidul, Taufik Aminudin, mengatakan jaringan irigasi milik Pemkab yang kondisinya rusak mencapai sepanjang 45,9 kilometer. “Belum semua saluran irigasi dalam kondisi baik, tapi kami terus berusaha memperbaiki,” kata Taufik saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (11/7/2019).
Menurut dia proses perbaikan dilakukan secara berkala karena kemampuan anggaran yang dimiliki Pemkab sangat terbatas. Tahun ini Pemkab mengalokasikan anggaran Rp6,3 miliar untuk perbaikan. “Saat ini masih dalam tahapan lelang untuk menunjuk rekanan yang memperbaiki saluran irigasi,” katanya.
Kepala Seksi Pembangunan Bidang Pengairan DPUPRKP Gunungkidul, Sigit Swastono, mengatakan dana Rp6,3 miliar digunakan untuk memperbaiki puluhan titik irigasi yang rusak. Sebagai contoh, untuk DAK Rp4,1 miliar digunakan untuk perbaikan sejumlah titik di antaranya Sidodadi-Ponjong; Blimbing-Karangrejek; Gedangan, Karangmojo dan Ngeposari sepanjang 595 meter. “Untuk dana APBD kabupaten rencananya digunakan untuk memperbaiki 38 titik saluran irigasi yang rusak,” katanya.
Sigit menuturkan progam perbaikan saluran irigasi merupakan kegiata rutin yang dilakukan Pemkab. Meski belum semua titik rusak dapat diperbaiki, dari sisi kerusakan sudah banyak berkurang. Sebagai gambaran, kerusakan jaringan irigasi di 2015 masih sekitar 60% dari total panjang saluran irigasi. Untuk saat ini panjang saluran rusak sudah berkurang hingga tinggal 15%. “Upaya perbaikan terus kami lakukan,” katanya,
Ditambahkan Sigit, jaringan irigasi di Gunungkidul tidak hanya dimiliki Pemkab, tetapi ada yang dimiliki oleh Pemda DIY. “Untuk jaringan milik provinsi [Pemda DIY] kami tidak memiliki kewenangan untuk memperbaiki,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Adu banteng terjadi di Ringroad Wonosari, Gunungkidul. Dua pemotor tewas di lokasi setelah sepeda motor mereka bertabrakan.
KAI Daop 6 Yogyakarta melayani 1,26 juta penumpang KA jarak jauh pada Agustus 2026, naik 19% dibanding periode sama 2025.
Pelajar Gunungkidul didorong melek politik, memahami etika demokrasi, serta menggunakan hak pilih secara bijak sebagai pemilih pemula.
Suahasil Nazara resmi menjadi Menteri Keuangan menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa. Simak profil, pendidikan, karier, dan pandangan fiskalnya.
TPT lulusan D4-S3 di DIY mencapai 3,94% pada Mei 2026. Disnakertrans DIY menyoroti ketidaksesuaian kompetensi dan kebutuhan industri.
Pegadaian Championship 2026/27 resmi bergulir. Sebanyak 273 pertandingan akan disiarkan EMTEK Media melalui TV dan platform digital.