Jadwal Lengkap 76 Indonesian Downhill 2026: Bantul Jadi Arena Neraka
Kompetisi 76 Indonesian Downhill 2026 hadir lebih ekstrem di Bantul. Trek baru lebih curam, cepat, dan menantang rider elite.
Sosialisasi beasiswa berprestasi dari Jaminan Pendidikan Daerah (JPD) Kota Jogja di Kelurahan Kotabaru, Senin (15/7/2019)/Harian Jogja-Abdul Hamid Razak
Harianjogja.com, JOGJA- Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Jogja mulai menyosialisasikan pengajuan beasiswa bagi siswa berprestasi. Siswa berprestasi baik pemegang Kartu Menuju Sejahtera (KMS) maupun non KMS bisa mengajukan beasiswa tersebut.
Tim Jaminan Pendidikan Daerah (JPD) Kota Jogja Siti Baroroh mengatakan beasiswa prestasi tersebut diberikan kepada lulusan SD hingga SMA/SMK sederajat yang memenuhi persyaratan. Mereka yang lulus di sekolah dalam atau luar kota dalam satu provinsi bisa mendapatkan beasiswa prestasi ini. "Syaratnya harus warga Jogja. Mempunyai nilai UN peringkat I, II dan III di tingkat kelurahan," katanya kepada Harianjogja.com, Senin (15/7/2019).
Setiap kelurahan, lanjut Siti, memiliki kuota siswa dan mahasiswa sebanyak enam beasiswa berprestasi untuk setiap jenjang pendidikan. Baik siswa pemegang KMS maupun non KMS. Masing-masing jenjang pendidikan ada enam calon penerima, tiga pemegang KMS dan tiga non KMS. "Asal lulus jenjeng SD/SMP/SMA. Nanti akan ranking di tingkat kelurahan. Misalnya yang lulus SD ada 10, kami ambil enam saja KMS dan non KMS sesuai nilai tertinggi UN. Ini bantuan bagi siswa berprestasi," katanya.
Besaran beasiswa berprestasi untuk SD/MI peringkat pertama Rp1,2 juta, kedua Rp1 juta dan ketiga Rp800.000. untuk SMP/MTs peringkat pertama Rp1,4 juta, kedua Rp1,2 juta dan ketiga Rp1 juta. Beasiswa SMA/MA peringkat pertama Rp1,7 juta, kedua Rp1,5 juta dan ketiga Rp1,3 juta dan khusus untuk SMK peringkat pertama Rp1,9 juta, kedua Rp1,7 juta dan ketiga Rp1,5 juta.
Sosialisasi dilakukan agar masyarakat memahami informasi dan mekanisme JPD. Tim JPD melibatkan para ibu PKK, RT dan RW untuk ikut menginformasikan mekanisme pengajuan beasiswa. "Khusus Mahasiswa ber KMS juga bisa mengajukan JPD. Yang belum ber KMS masih belum bisa mengajukan, semoga tahun depan bisa diperbolehkan untuk mengaksesnya beasiswa JPD," harapnya.
Adapun besaran penerima beasiswa mahasiswa KMS, mereka yang kuliah di DIY mendapat beasiswa Rp4,5 juta. Peruntukannya, bantuan biaya hidup Rp4 juta dan buku Rp500.000. Adapun mahasiswa KMS yang kuliah di luar DIY mendapatkan total beasiswa Rp5 juta dengan rincian bantuan biaya hidup Rp4,5 juta dan buku Rp500.000.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kompetisi 76 Indonesian Downhill 2026 hadir lebih ekstrem di Bantul. Trek baru lebih curam, cepat, dan menantang rider elite.
DisperinkopUKM Kulonprogo mempercepat pendampingan sertifikasi halal gratis bagi UMKM sebelum kuota Sehati DIY ditutup akhir Mei 2026.
PBB mendesak investigasi independen atas dugaan penyiksaan dan kematian tahanan Palestina di pusat penahanan Israel.
Persib Bandung semakin dekat dengan gelar juara Super League 2025/2026 usai menang dramatis 2-1 atas PSM Makassar di Parepare.
Simak jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Senin 18 Mei 2026 dari Stasiun Yogyakarta sampai Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
Cek jadwal terbaru KRL Solo-Jogja Senin 18 Mei 2026 lengkap dari Palur sampai Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.