Pembangunan Objek Wisata Tebing Breksi Sudah Habis Rp2,2 Miliar

Pengunjung saat menikmati landscape alam di Taman Tebing Breksi di Desa Sambirejo, Kecamatan. Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Senin (15/7/2019). - Harian Jogja/Hafit Yudi Suprobo
18 Juli 2019 08:07 WIB Hafit Yudi Suprobo Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN-- Total Bantuan Gubernur (Bangub) DIY Sri Sultan HB X yang diberikan kepada kawasan Wisata Taman Tembing Breksi di Sambirejo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta mencapai Rp2,2 miliar.

Kepala Desa Sambirejo, Mujimin, mengatakan jika Taman Tebing Breksi dibuka oleh Gubernur DIY pada bulan Mei 2015.

Mujimin mengatakan, Bantuan Gubernur yang diberikan tahap pertama terdiri dari uang sebesar Rp200 juta untuk amphitheatre.

"Kemudian di tahun yang sama pada 2015 itu mendapatkan lagi bantuan gubernur sebesar Rp750 juta untuk pembangunan landscape, kuliner dan masjid, kemudian 2016 sebesar Rp500 juta untuk penyempurnaan landscape dan termasuk pembangunan masjid karena belum selesai, dan juga pembangunan spot kuliner," kata Mujimin kepada Harianjogja.com, Rabu (17/7/2019).

Mujimin melanjutkan, di tahun 2017, Tebing Breksi mendapatkan bangub lagi sebesar Rp750 juta untuk pembangunan embung di sebelah barat Tebing Breksi. "Kemudian untuk penambahan kuliner lalu penyempurnaan landscape, karena di Tebing Breksi terdapat banyak landscape yang harus disempurnakan waktu itu," ujarnya.

Terkait dengan izin, Mujimin mengatakan jika Tebing Breksi juga sudah mendapatkan izin pemakaian tanah (IPT) dari Gubernur DIY. "Tahun 2016 kita mengajukan, tapi izin turun di tahun 2017 lahan yang masuk IPT seluas 6,5 hektare," ungkapnya.

Mujimin menuturkan, jika Tebing Breksi dikelola oleh warga Sambirejo karena memang tujuannya adalah memberdayakan masyarakat. "Pekerja dari masyarakat Sambirejo, jadi bukan orang lain karena kita kan tujuannya memberdayakan," ungkapnya.

Oleh karena itu, lanjut Mujimin, Pemerintah Desa Sambirejo memberikan SK kepada Kholik Widianto unuk ditugaskan sebagai Ketua Pengelola Taman Tebing Breksi.

"Jadi kami memberikan SK kepada Kholik untuk mengelola Tebing Breksi, setelah mandat diberikan beliaunya akan fokus dalam pengelolaan Tebing Breksi, kalau saya kan fokusnya di pemerintah desa," ungkapnya.

Sebelumnya diberitakan, angka pengunjung Taman Tebing Breksi di Desa Sambirejo, Kecamatan. Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta pada saat libur lebaran 1440 hijriah beberapa saat yang lalu mengalami penurunan.

Ketua Pengelola Taman Tebing Breksi, Kholik Widianto, mengatakan jika pada saat libur lebaran beberapa saat lalu, kunjungan Wisatawan ke Tebing Breksi mengalami penurunan jika dibandingkan libur lebaran tahun 2018. "Libur lebaran kali ini hanya ada 68 ribu pengunjung yang datang ke Breksi," kata Khalik.

Khalik menjelaskan, pada saat libur lebaran 2018 lalu, kunjungan wisatawan di Tebing Breksi bisa mencapai 70 ribu orang.

"Libur lebaran kali ini karena libur sekolah itu lebih panjang, sedangkan libur lebaran waktunya tidak terlalu panjang," kata Khalik.

Khalik tidak memungkiri akses jalan yang cenderung padat di Jalan Raya Solo-Yogyakarta pada saat momen libur lebaran tahun lalu juga menjadi salah satu faktor menurunnya angka kunjungan di Breksi. "Itu juga menjadi salah satu faktor, padahal jalan menuju Breksi sendiri sebenarnya lancar," tutupnya.