Jokowi Kirim Tim Dokter Kepresidenan, Begini Kondisi Syafii Maarif Terkini

Mensesneg Pratikno (kanan) dan Buya Syafii di RS PKU Muhammadiyah Gamping, Sleman, Sabtu (27/7/2019) pagi. - Harian Jogja/Yogi Anugrah
27 Juli 2019 16:27 WIB Yogi Anugrah Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN-- Presiden Joko Widodo mengutus Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno dan Koordinator Staf Khusus Presiden Teten Masduki menjenguk mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Ahmad Syafii Maarif atau Buya Syafii di RS PKU Muhammadiyah Gamping, Sleman, Sabtu (27/7/2019) pagi.

“Pak Presiden mendengar Buya sakit, langsung kemarin pagi memanggil saya dan Pak Teten, harus segera ini kesana. Kirim tim dokter kepresidenan untuk ikut melihat,” kata Pratikno usai menjenguk, Sabtu (27/7/2019).

Pratikno mengatakan berdasarkan penjelasan dari tim dokter, perkembangan kondisi Buya sangat bagus. Setelah menjenguk, ia akan segera memberi kabar ke Presiden bahwa kondisi Buya sudah sehat.

“Dokter kepresidenan memonitor, Kalau penanganan sepenuhnya dokter sini [RS PKU Muhammadiyah], kami ikut back-up, dokter di Tim dokter hebat-hebat semua. Saya akan telpon beliau [Jokowi] untuk mengabarkan kondisi Buya,” ujar Mantan Rektor UGM ini.

Dokter Urologi yang menangani Buya, P Yuri mengatakan, keluhan Buya pada saat dirawat di rumah sakit yakni karena kencing berdarah.

“Keluhan Buya masuk ke rumah sakit karena kencing berdarah, kemungkinan disebabkan ada iritasi batu ginjal sebelah kanan," kata dia.

Ia mengatakan, telah dilakukan terapi ESWL pemecahan batu dengan gelombang kejut untuk menangani kondisi Buya tersebut.

"Nanti treatment dengan membantu pecahan batu keluar semua, kalau berapa hari secara pasti tidak ada, tapi apabila batu pecah di bawah 3 mili atau 4 mili, bisa keluar 100 persen," jelas dia.

Diberitakan sebelumnya, Buya Syafii dirawat di RS PKU Muhammadiyah Gamping, Sleman sejak Selasa (23/7/2019) lalu.