Sebulan, Penjual Bendera Kantongi Rp10 Juta

Penjual bendera asal Bandung, Asep di Jalan Urip Sumoharjo, Bantul pada Senin (29/7/2019). Harian Jogja - Kiki Luqmanul Hakim (ST16)
30 Juli 2019 13:17 WIB Kiki Luqmanul Hakim (ST16) Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL – Menjelang perayaan Hari Kemerdekan Republik Indonesia yang akan berlangsung bulan depan sudah mulai mengalami euforia. Salah satunya adalah penjual bendera bernama Asep yang berasal dari Bandung.

Asep mengaku dirinya sudah enam tahun berjualan bendera di Bantul, namun dirinya sendiri tidak tinggal di Bantul melainkan di Bogor. Setiap tahun menjelang 17 Agustus dirinya berangkat ke Bantul untuk berjualan bendera.

“Saya kesini setiap tahun, jadi tidak setiap hari di sini, biasanya saya di Bogor. Ke sini pun saya tidak sendiri, saya satu rombongan. Satu rombongan itu ada sembilan sampek sepuluh orang, ini pun saya juga difasilitasi penginapan sama si Bos,” kata Asep ketika ditemui Harianjogja.com, Senin (29/7).

Asep mengaku dirinya akan berjualan di Jalan Urip Sumoharjo Bantul hingga 17 Agustus mendatang, alasan Asep tertarik menjadi penjual bendera musiman lantaran untung dari penjual tersebut terhitung besar.

Selama kurang lebih 25 hari kerja dirinya bisa mengantongi uang sebesar Rp10 juta hingga Rp15 juta dalam 25 hari tersebut. Menurutnya penjualan akan laku keras ketika H-10 menjelang 17 Agustus.

“H-10 itu biasanya langsung banyak yang beli, ini kan saya baru dua hari kerja jadi ya masih belum dapat pembeli yang pasti ramai ya kisaran H-10 itu,” jelas Asep.

Harga satu bendera yang dijual Asep pun sangat beragam, untuk bendera standar dan juga bendera yang panjangnya mencapai empat meter dirinya menjual dalam kisaran Rp20.000 hingga Rp25.000, sedangkan untuk bendera yang paling kecil Rp5.000.