Tunggakan BPJS Kesehatan ke PKU Bantul Capai Rp25 Miliar

Ilustrasi rupiah - Reuters
05 Agustus 2019 07:27 WIB Ujang Hasanudin Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL--Persoalan penundaan pembayaran klaim Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan tidak hanya terjadi di rumah sakit daerah, namun juga rumah sakit swasta. Rumah Sakit Umum PKU Muhammadiyah Bantul, salah satunya.

Manajer Pemasaran PKU Muhammadiyah Bantul, Wahyu Priyono mengatakan total piutang BPJS Kesehatan kepada PKU Muhammadiyah Bantul totalnya mencapai Rp25 miliar. Piutang tersebut terhitung sejak Maret 2019 lalu, bahkan untuk Maret-Mei sudah diklaim dan sudah ada berita acaranya. Hanya Juni dan Juli yang masih dalam proses pengajuan klaim.

Penundaaan pembayaran klaim BPJS Kesehatan tersebut diakui Wahyu berpotensi mengganggu operasional rumah sakit jika terus terjadi setiap bulannya. Saat ini operasional di PKU Bantul masih tertap berjalan normal dengan memanfaatkan dana cadangan atau deposit rumah sakit “Dana simpanan ini memang selalu harus ada agar operasional rumah sakit tetap lancar,” kata Wahyu, Jumat (2/8/2019).

Selain memanfaatkan dana simpanan rumah sakit, juga memanfaatkan dari pasien umum. Namun untuk pasien umum di PKU Muhammadiyah Bantul tidak banyak karena 80% lebih pasien PKU Muhammadiyah Bantul adalah pasien jaminan yang mencapai 600-700 pasien dalam sehari. Jumlah pasien tersebut meningkat setelah adanya sistem rujukan dari BPJS Kesehatan.