Ini Dia 2 Produk Unggulan RSU PKU Muhammadiyah yang Baru Saja Mereka Luncurkan

Sukarelawan Muhammadiyah melakukan pertolongan pertama pada korban kecelakaan dalam simulasi yang digelar di halaman Rumah Dinas Bupati Bantul, Sabtu (3/8/2019). - Harian Jogja/Ujang Hasanudin
04 Agustus 2019 16:27 WIB Ujang Hasanudin Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL—Rumah Sakit Umum (RSU) PKU Muhammadiyah Bantul resmi meluncurkan dua produk unggulannya tepat saat peringatan HUT ke-55 rumah sakit tersebut di Pendopo Rumah Dinas Bupati Bantul, Sabtu (3/8/2019).

Direktur Utama PKU Muhammadiyah Bantul, Widiyanto Danang Prabowo, mengatakan kedua produk unggulan RSU PKU Muhammadiyah Bantul tersebut masing-masing adalah unit pelayanan anak terpadu dan ambulan gawat darurat dari sukarelawan Muhammadiyah.

Dia menjelaskan unit pelayanan anak terpadu merupakan layanan kesehatan untuk anak yang meliputi klinik anak, klinik tumbuh kembang, klinik imunisasi, klinik fisioterapi, klinik psikologi dan klinik terapi gizi. Layanan kesehatan anak berada di tempat terpisah dengan pelayanan atau poliklinik lainnya. “Sehingga layanan anak menjadi terpadu dan komprehensif,” ucap dia di sela-sela acara Peringatan Milad ke-55 RSU PKU Muhammadiyah Bantul, Sabtu.

Diakui Widiyanto, kedua produk itu merupakan bukti tekad RSU PKU Muhammadiyah Bantul untuk turut mendukung Pemkab Bantul dalam mewujudkan kabupaten ramah anak. Terlebih angka tingkat kematian ibu dan anak saat ini terus meningkat. “Kami juga ikut membantu mengurangi angka kematian ibu dan anak,” kata Widiyanto.

Selain dua produk unggulan tersebut, beberapa hari lalu RSU PKU Muhammadiyah Bantul juga mendapatkan sertifikasi halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) terkait dengan produk katering dan gizi. Dengan demikian semua pasien PKU Muhammadiyah Bantul tidak perlu khawatir karena produk kateringnya sudah teruji dari lembaga yang berwewenang. Tidak hanya itu PKU Muhamamdiyah Bantul juga menerapkan katering diet dan sehat yang diawali dari direksi rumah sakit.

Dalam acara Peringatan Milad ke-55 PKU Muhammadiyah Bantul tersebut semua ambulans dari sukarelawan Muhammadiyah disimulasikan di halaman Rumah Dinas Bupati Bantul. Semua ambulans dari Lazismu masing-masing kecamatan dihadirkan.

Selain ambulans Lazismu, terdapat juga ambulan dari Public Safety Center (PSC) 119, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Perhubungan, dan kepolisian. Dalam simulasi tersebut digambarkan tentang adanya kecelakaan di Simpang Kelodran yang merenggut banyak korban.

Semua sukarelawan Muhammadiyah bergabung dengan sukarelawan berbagai instansi dari Pemkab bergabung dan melakukan pertolongan pertama kemudian membawanya ke PKU Muhamamdiyah Bantul, karena merupakan rumah sakit terdekat, dan PKU Muhammadiyah Bantul sudah ditunjuk Pemkab menjadi salah satu rumah sakit yang menangani kegawatdaruratan

Bupati Bantul Suharsono dalam sambutannya yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Bantul, Helmi Jamharis mengatakan di usia 55 tahun, RSU PKU Muhammadiyah Bantul mampu mengukuhkan jati dirinya sebagai rumah sakit nirlaba yang mengemban visi misi Muhammadiyah sebagai gerakan amar makruf nahi mungkar.

“Semoga di usia yang ke-55 tahun ini, [RSU] PKU Muhammadiyah Bantul mampu melintasi zamannya, mampu mengukuhkan eksistensinya sebagai rumah sakit yang memiliki nilai unggul dan islami sehingga dirasakan kebermanfaatannya oleh seluruh umat manusia,” kata Suharsono.