Rayakan Iduladha sebagai Cara Saling Menghormati

Siswa Olifant School belajar mengenai budaya Tionghoa menyambut Tahun Baru Imlek belum lama ini./Ist. - Olifant School
15 Agustus 2019 08:07 WIB Herlambang Jati Kusumo Sleman Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Olifant School turut merayakan Hari Raya Iduladha bersama orang tua dengan melaksanakan penyembelihan hewan kurban yang dilaksanakan pada Senin (12/8). 

Marketing Communication Olifant School, Mariana Hastuti mengungkapkan hal ini merupakan semangat multikultur Olifant. Sebab siswa–siswi dan keluarga yang bergabung di Olifant terdiri dari berbagai latar belakang baik budaya, agama, dan suku. Sebagai bentuk aplikasi saling menghargai dan menghormati tentang berbagai latar belakang yang dimiliki, salah satunya Olifant School ikut merayakan hari besar yang diperingati dari masing–masing agama.

Seperti halnya penyembelihan hewan kurban pada momen Iduladha. Hewan kurban ini selain merupakan bentuk kurban dari anak dan orang tua secara pribadi, Olifant School juga memiliki program Tabungan Iduladha dari seluruh siswa yang ingin berpartisipasi.

“Program Tabungan Iduladha ini juga merupakan bentuk stimulasi dan latihan bagi anak–anak untuk berkomitmen dalam kesediaan untuk menyisihkan apa yang mereka punya untuk ditabung dan diwujudkan untuk pembelian kambing yang nantinya akan disembelih bersamaan dengan penyembelihan hewan kurban dari orang tua murid,” kata Mariana melalui siaran pers, Rabu (14/8).

Selama kurang lebih satu bulan, guru kelas bersama dengan siswa–siswi di kelas tersebut mengelola tabungan bersama dan nantinya akan dikumpulkan satu sekolah bersama dari jenjang Kelompok Bermain, Taman Kanak–kanak, SD, SMP dan SMA.

“Selain itu, tujuan dari adanya program Tabungan Qurban dan pemotongan hewan kurban ini adalah untuk selalu membangun rasa toleransi dan saling menghargai antarsesama, sehingga diharapkan saat terjun di masyarakat, siswa-siswi bersama seluruh keluarga Olifant dapat menularkan semangat Bhinneka Tunggal Ika yang merupakan kekayaan tak ternilai yang dimiliki bangsa Indonesia dan slogan Olifant Elementary yaitu Unity in Diversity,” ujarnya.

 

Saling Menghormati

Tindakan nyata yang juga diharapkan diwujudkan dari program ini adalah bentuk aplikasi moto Olifant High School yaitu Catalyst for Innovation and Community. Memulai dari hal–hal sederhana, diharapkan siswa siswi Olifant dapat memberikan kontribusi nyata pada lingkungan salah satunya dengan pembagian hewan qurban ini bagi masyarakat sekitar. 

Pemotongan hewan qurban ini terlaksana atas partisipasi dari orangtua yang tergabung dalam panitia qurban, dan juga guru beserta staf Olifant. Setelah itu diadakan distribusikan oleh perwakilan dari siswa siswi Olifant High School.

Hasil hewan qurban ini dibagikan kepada masyarakat sekitar sekolah, para penjaga toko atau karyawan yang bekerja di sekitar Olifant, masyarakat sekitar, keluarga yang berqurban dan juga guru berserta staf Olifant. Sekitar kurang lebih 450 paket daging qurban didistribusikan pada tahun ini.

“Mengajarkan dan membiasakan anak–anak untuk saling menghargai dan memberikan toleransi kepada sesama baik yang memiliki latar belakang yang sama maupun latar belakang yang berbeda, akan memperkuat semangat kebangsaan yang dimiliki bangsa Indonesia. Anak–anak adalah calon pemimpin bangsa kita, jika dari kecil mereka memiliki semangat untuk saling menghargai, maka saat mereka menjadi pemimpin bangsa ini mereka akan bisa mengusung nilai-nilai kebangsaan yang menjadi pemersatu bagi Indonesia yang memiliki keragaman budaya sebagai salah satu kekayaannya,” katanya.