Serapan Pupuk Bersubsidi di DIY Tembus 90 Persen
Realisasi penebusan pupuk bersubsidi di DIY disebut mencapai 90% dari total alokasi tahun ini sebesar 75.049 ton.
Ilustrasi DPRD
Harianjogja.com, BANTUL—Sebanyak empat partai politik di Bantul akan bergabung untuk membentuk satu fraksi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bantul. Keempat partai tersebut adalah Partai Demokrat, Partai Nasional Demokrat (Nasdem), Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Bulan Bintang (PBB).
Keempat partai politik itu membentuk fraksi gabungan lantaran tidak memenuhi syarat membentuk fraksi sendiri. Syarat membentuk fraksi sendiri minimal harus memiliki keterwakilan di DPRD sebanyak empat kursi. Sementara PPP hanya dua kursi; Demokrat dua kursi; serta Nasdem dan PBB masing-masing satu kursi.
Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Demokrat Bantul, Nur Rohmat mengatakan secara resmi Demokrat memang belum memutuskan bergabung dengan partai mana saja dalam membentuk koalisi. Namun dia tidak menampik kemungkinan terbesar adalah bergabung dengan partai-partai yang senasib atau tidak bisa membentuk fraksi sendiri.
Demokrat, kata dia, mengharapkan adanya fraksi partai yang tidak bisa membentuk fraksi sendiri. "Idealnya yang kecil-kecil jadi satu fraksi gabungan. Kan sama butuhnya minimal harus empat kursi," kata Nur Rohmat, saat dihubungi Selasa (20/9/2019). "Tinggal menentukan ketuanya siapa dan sekretarisnya siapa ini masih tahap lobi-lobi."
Nur Rohmat mengatakan Demokrat dan partai yang senasib lebih menguntungkan membentuk fraksi gabungan sendiri ketimbang harus bergabung dengan partai besar yang sudah memiliki fraksi. Ia mencontohkan fraksi gabungan partai-partai yang memiliki kursi sedikit bisa tetap leluasa karena bisa menentukan arah kebijakan fraksi serta mendapat hak-haknya, salah satunya tenaga ahli fraksi.
"Partai besar tanpa melibatkan kami dalam pengambilan keputusan tetap bisa. Kalau gabungan [partai kecil] kan tetap bisa terlibat," ujar Nur Rohmat.
Senada, Ketua DPC PPP Bantul, Hasyim Turmudzi juga mengatakan PPP kemungkinan membentuk fraksi dengan partai-partai yang sama-sama sedikit suaranya. "Bisa dengan Demokrat atau yang dapat kursi sedikit [Nasdem dan PBB]," kata Hasyim.
Ketua DPC Nasdem Bantul, Bibit Rustamta mengatakan partainya masih menjalin komunikasi untuk membentuk frakai gabungan. Ia mengatakan Nasdem paling memungkinkan berbangun dengan PPP, PBB, dan Demokrat untuk membentuk fraksi.
Saat ini fraksi di DPRD Bantul belum terbentuk sejak anggota Dewan resmi dilantik pada 13 Agustus lalu. Ketua Sementara DPRD Bantul, Hanung Raharjo, mengatakan pembentukan fraksi kemungkinan dilakukan pada September mendatang.
Lembaganya akan mengirim surat kepada semua partai politik yang memiliki keterwakilan di Dewan untuk mengirimkan nama-nama yang akan duduk di fraksi untuk ditetapkan dalam rapat paripurna.
Sejauh ini partai yang sudah dapat membentuk fraksi sendiri sebanyak enam partai, yakni Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Golkar, Partai Gerindra, dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
Jika PPP, Nasdem, Demokrat, dan PBB bergabung maka total fraksi di DPRD Bantul nantinya ada tujuh. Dengan begitu, jumlah fraksi di DPRD Bantul untuk lima tahun ke depan berkurang ketimbang periode sebelumnya yang mencapai delapan fraksi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Realisasi penebusan pupuk bersubsidi di DIY disebut mencapai 90% dari total alokasi tahun ini sebesar 75.049 ton.
Presiden Prabowo menyerahkan simbolis pesawat Rafale, Falcon 8X, dan A400M kepada TNI AU di Halim Perdanakusuma.
WHO menetapkan wabah Ebola di Kongo dan Uganda sebagai darurat kesehatan global akibat risiko penyebaran lintas negara.
Tanggal 18 Mei memperingati Hari Kearsipan Nasional, Hari Museum Internasional, Hari Vaksin AIDS Sedunia, hingga Hari Biola Sedunia.
Guru honorer di daerah mengaku lebih tenang mengajar setelah Kemendikdasmen menerbitkan SE Nomor 7 Tahun 2026 tentang guru non-ASN.
Sebanyak 39 WNI korban kapal tenggelam di Pulau Pangkor, Malaysia, ditemukan. Sebanyak 16 orang meninggal dunia dan pencarian masih berlangsung.